Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Tanpa Wakil Indonesia di Korea Masters 2026, Ini Daftar Unggulannya

Suasana pertandingan bulu tangkis di turnamen Korea Masters 2026
Turnamen Korea Masters 2026 di Asan Yi Sun-sin Gymnasium tetap menyajikan persaingan ketat meski tanpa kehadiran wakil dari Indonesia. (Ilustrasi: AI)

ASAN — Turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 300, Korea Masters 2026, resmi bergulir di Asan Yi Sun-sin Gymnasium, Korea Selatan. Ajang yang berlangsung 4-9 Agustus ini mencatat pemandangan berbeda bagi pencinta tepok bulu Tanah Air. Indonesia tidak mengirimkan satu pun wakil pada edisi tahun ini.

Ketiadaan kontingen Indonesia menjadi sorotan mengingat pada turnamen tahun lalu, terdapat 10 wakil yang bertanding. Saat itu, ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencatatkan prestasi terbaik dengan melaju hingga partai puncak.

Ketidakhadiran pemain Indonesia kali ini membuat peta kekuatan turnamen sepenuhnya diisi oleh wajah-wajah baru dan pemain top internasional yang sedang dalam tren positif.

Panggung bagi Bintang Muda

Absennya Indonesia membuka panggung bagi para peraih gelar di Taipei Open 2026 untuk melanjutkan dominasi mereka. Yudai Okimoto dari Jepang, yang turun sebagai tunggal putra unggulan pertama, menjadi pusat perhatian. Okimoto dijadwalkan menghadapi wakil India, Saneeth Dayanand, di babak awal.

Jika langkahnya mulus, ia diprediksi bertemu unggulan kelima asal Hong Kong, Jason Gunawan, pada fase perempat final.

Sektor tunggal putri tak kalah menarik. Tanvi Sharma, yang baru saja mencetak sejarah sebagai juara termuda Taipei Open di usia 17 tahun, bakal kembali unjuk gigi. India memang menurunkan kekuatan penuh di nomor ini, dengan tambahan nama-nama seperti Ashmita Chaliha dan Anmol Kharb yang siap memberikan kejutan bagi para unggulan.

Persaingan Ketat di Berbagai Sektor

Meski banyak dihuni pemain muda, Korea Masters 2026 tetap menyajikan aroma persaingan kelas atas. Nama-nama berpengalaman ikut memanaskan persaingan tunggal putra, seperti Jason Teh dari Singapura, Kidambi Srikanth asal India, dan wakil China Hu Zhe An. Bahkan, mantan juara dunia asal Malaysia, Lee Zii Jia, turut ambil bagian dengan status pemain non-unggulan.

Di sektor ganda, pasangan Amerika Serikat Lauren Lam/Allison Lee menempati posisi unggulan pertama ganda putri. Sementara itu, Jepang kembali mengandalkan kekuatan di sektor ganda putri melalui Ririna Hiramoto/Kokona Ishikawa yang menempati posisi unggulan teratas di paruh bawah bagan.

Dominasi Jepang dalam turnamen ini juga terlihat di ganda campuran lewat penampilan juara Taipei Open, Yuta Watanabe/Maya Taguchi.

Absennya pemain Indonesia di ajang ini tentu berdampak pada berkurangnya kesempatan bagi pemain pelapis untuk mendulang poin BWF World Tour. Bagi penggemar bulu tangkis di Indonesia, Korea Masters 2026 akan menjadi ajang untuk memantau perkembangan rival-rival regional yang kini mulai mendominasi turnamen level Super 300.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda