WASHINGTON — Todd Blanche, pilihan Presiden Donald Trump untuk jaksa agung, menghadapi voting ketat di Senat AS saat pencalonannya masuk tahap penentuan. Dukungan yang ia butuhkan masih menggantung, sementara kritik atas arah Departemen Kehakiman terus mengeras.
Situasi ini penting bukan hanya bagi Blanche. Hasil voting akan dibaca sebagai sinyal seberapa jauh Senat mau memberi ruang bagi Trump untuk membentuk ulang lembaga penegak hukum federal di masa jabatan keduanya.
Dukungan rapuh di kubu Republik
Blanche sudah melewati salah satu rintangan penting setelah komite Senat menyetujui pencalonannya untuk dibawa ke pemungutan suara di pleno. Tapi jalannya tetap sempit. Senator Susan Collins dari Maine sudah menyatakan akan menolak, sementara Senator Mitch McConnell belum ikut memilih karena alasan kesehatan.
Di kubu Demokrat, oposisi diperkirakan solid. Itu membuat dua nama Republik lain jadi krusial: Lisa Murkowski dari Alaska dan Bill Cassidy dari Louisiana. Murkowski belum membuka sikapnya. Stafnya mengatakan ia sedang menilai komitmen tertulis Blanche untuk secara resmi mencabut dana $1,8-billion “Anti-Weaponization Fund” yang diumumkan pada Mei.
Blanche juga berjanji membatasi kekebalan yang diberikan kepada Trump dan keluarganya untuk audit pajak di masa depan. Namun, bahasa yang ia pakai masih menyisakan ruang negosiasi untuk kesepakatan serupa di kemudian hari. Celah itu yang membuat sebagian senator tetap waspada.
“I think certainly the fact that he has signed this order, basically disbanding [the Anti-Weaponization Fund] — that’s a pretty good step,” kata Murkowski. Ia menambahkan ingin mengetahui lebih jauh soal negosiasi yang masih berjalan.
Dana pajak, loyalitas, dan kecurigaan lama
Polemik terbesar mengitari dana $1,8-billion yang sempat dipromosikan sebagai kompensasi bagi sekutu politik Trump, termasuk mereka yang menyerbu Capitol pada 6 Januari 2021. Dalam sidang konfirmasi, isu ini jadi titik panas karena Blanche sebelumnya menyebut dana itu sudah mati.
Namun, Senator John Cornyn dari Texas dan Thom Tillis dari North Carolina menolak memberi suara sampai ada perintah yang lebih tegas untuk menghapus fund itu. Keduanya juga meminta pembatasan yang jelas atas kekebalan audit pajak yang diberikan kepada Trump, dua putranya, dan bisnis keluarga Trump dalam penyelesaian gugatan dengan IRS.
Seorang hakim federal yang memimpin perkara IRS itu mengkritik proses dan kesepakatannya sebagai “improper”. Hakim menilai kedua pihak, Trump dan IRS, tidak benar-benar independen satu sama lain. Kritik itu membuat sentimen terhadap Blanche makin berat, sebab ia pernah menangani urusan yang terkait langsung dengan kesepakatan tersebut.
Senator Dick Durbin dari Illinois, tokoh Demokrat teratas di Komite Kehakiman, menilai ruang untuk menghidupkan lagi skema semacam itu belum tertutup. “The president himself has largely telegraphed that’s his plan,” ujarnya sebelum pemungutan suara.
Taruhannya lebih luas dari satu jabatan
Bagi publik Amerika, yang dipertaruhkan bukan sekadar siapa duduk di kursi jaksa agung. Cara Blanche diposisikan akan memengaruhi persepsi soal apakah Departemen Kehakiman berdiri sebagai lembaga independen atau bergerak mengikuti kepentingan politik Gedung Putih. Kekhawatiran tentang “weaponization of justice” membuat setiap janji, surat komitmen, dan manuver politik dibaca sangat keras.
Bloomberg Politics melaporkan bahwa Departemen Kehakiman juga menghadapi tantangan hukum terkait langkah Blanche memberi perlindungan dari investigasi atas catatan pajak masa lalu Trump, anggota keluarga Trump, dan Trump Organization. Artinya, kontroversi ini tidak berhenti di Senat saja. Ia berlanjut ke ranah hukum, dengan konsekuensi yang bisa menjangkau kebijakan penegakan hukum federal.
Blanche sendiri bukan nama baru di lingkaran Trump. Ia pernah menjadi pengacara pribadi presiden selama hampir dua tahun sebelum naik ke posisi deputi jaksa agung, lalu menjabat sebagai pelaksana tugas jaksa agung sejak April setelah Bondi dicopot. Dia juga memimpin rilis dokumen terkait Jeffrey Epstein, proses yang ikut disorot karena penundaan dan redaksi besar-besaran.
Ia sempat menginterogasi Ghislaine Maxwell di penjara pada Juli 2025. Tak lama sesudahnya, Maxwell dipindahkan dari penjara di Florida ke penjara keamanan rendah di Texas dan dilaporkan mendapat perlakuan yang lebih baik. Riwayat itu membuat oposisi terhadap Blanche tidak semata soal suara di Senat, tapi juga soal jejak kebijakan yang sudah terlanjur melekat padanya.
John Thune, pemimpin mayoritas Senat dari South Dakota, mengatakan ia masih bekerja untuk mengamankan suara yang dibutuhkan. “I’m hoping we’ll get there eventually,” katanya pada Rabu.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.