Rabu, 5 Agustus 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Blanche Maju Jadi Jaksa Agung AS Usai Deal Republik

Blanche Maju Jadi Jaksa Agung AS Usai Deal Republik
Blanche Maju Jadi Jaksa Agung AS Usai Deal Republik

JAKARTA — Blanche jaksa agung, Todd Blanche, maju satu tahap lagi dalam pencalonannya sebagai jaksa agung Amerika Serikat setelah senator AS pada Selasa memilih mengikuti garis partai untuk meloloskannya ke tahap berikutnya. Langkah itu diambil sesudah ia secara resmi membatalkan dana US$1,8 miliar yang dibuat dari penyelesaian gugatan yang diajukan terhadap presiden AS Donald Trump.

Keputusan ini penting karena menempatkan Blanche lebih dekat ke kursi puncak penegakan hukum federal, meski prosesnya belum selesai. Ia kini harus melewati tahapan lanjutan di Senat di tengah sorotan besar terhadap hubungan masa lalunya dengan Trump dan jejak kebijakan yang mengitarinya.

Blanche jaksa agung dan tarik-menarik di Senat

Todd Blanche bukan nama baru di lingkaran Trump. Ia pernah menjadi pengacara pribadi Trump, lalu masuk ke struktur pemerintahan setelah Trump menjabat. Menurut bahan sumber, Blanche kemudian menjabat wakil jaksa agung setelah Trump kembali ke Gedung Putih.

Sejak Pam Bondi mundur pada April, Blanche juga sudah menjalankan peran sebagai jaksa agung sementara. Posisi itu membuatnya berada di pusat keputusan hukum pemerintah, sekaligus memberi bobot politik yang lebih besar pada proses pencalonannya. Apalagi, pemungutan suara di Senat berjalan menurut garis partai, tanda bahwa dukungan terhadapnya belum lintas kubu.

Di atas kertas, langkah Senat itu memang belum menjadi pengesahan akhir. Namun, untuk posisi sebesar jaksa agung AS, lolos dari tahap komite dan maju ke proses berikutnya adalah sinyal bahwa dukungan politik di kubu Republik tetap kuat. Di sisi lain, fakta bahwa keputusan diambil setelah perdebatan soal dana US$1,8 miliar menegaskan betapa rapuhnya proses ini dari awal.

Dana US$1,8 miliar jadi titik panas

Sumber bahan menyebut Blanche resmi mencabut dana US$1,8 miliar yang lahir dari penyelesaian gugatan yang diajukan oleh presiden. Dana itu disebut kontroversial sejak awal, dan pembatalannya menjadi bagian penting dari jalan politik Blanche menuju kursi jaksa agung.

Di sinilah taruhannya terasa. Jabatan jaksa agung memegang kendali besar atas arah penegakan hukum federal, sehingga tiap keputusan awal kandidat akan dibaca sebagai petunjuk gaya kepemimpinan di masa depan. Langkah membatalkan dana itu juga menambah bobot pertanyaan tentang batas antara kebijakan hukum, loyalitas politik, dan pengelolaan kepentingan negara.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda