Bagi proses di Senat, isu itu jelas tidak kecil. Senator yang mendukung Blanche tampak memilih melangkah cepat mengikuti satu blok politik, sementara kritik atas keputusan terkait dana tersebut tetap membayangi. Komite Kehakiman Senat sendiri, menurut bahan sumber, menjadi salah satu titik pengawasan yang sangat dicermati dalam proses ini.
Posisi sementara, keputusan belum final
Blanche saat ini masih berstatus penjabat jaksa agung. Artinya, ia sudah memegang fungsi jabatan, tetapi pencalonannya tetap menunggu tahapan akhir di Senat. Proses seperti ini biasanya menentukan apakah seseorang benar-benar akan mengunci posisi strategis itu atau justru tertahan di tengah jalan.
Dalam kasus Blanche, kedekatannya dengan Trump membuat pencalonan ini dibaca lebih dari sekadar urusan administratif. Ada unsur politik yang tebal, ada pula persoalan kepercayaan publik terhadap netralitas lembaga hukum. Dua hal itu sering berjalan beriringan, tapi jarang benar-benar mudah dipisahkan.
Kalau proses berikutnya mulus, Blanche akan resmi memimpin Departemen Kehakiman AS. Jika tidak, status sementara yang ia pegang sejak April bisa berubah lagi, dan perdebatan soal dana US$1,8 miliar akan terus menghantui prosesnya sampai putusan akhir keluar.
“Todd Blanche, who became deputy attorney general after Trump took office, has been serving as acting attorney general since his predecessor, Pam Bondi, resigned in April,” demikian bunyi bahan sumber yang menjelaskan posisi Blanche sebelum pemungutan suara terbaru di Senat.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.