Selasa, 11 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Biaya Charging Mobil Listrik vs Bensin: Lebih Hemat Mana di 2026?

Biaya Charging Mobil Listrik vs Bensin
Biaya Charging Mobil Listrik vs Bensin: Lebih Hemat Mana di 2026?. Credit: Dok. JournalArta

Dari data tersebut, penggunaan mobil listrik dengan charging di rumah dapat menghemat hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan mobil bensin Pertalite.

Kelebihan Biaya Lain Mobil Listrik

Efisiensi mobil listrik tidak hanya sebatas biaya “bahan bakar”. Ada beberapa faktor lain yang turut berkontribusi pada penghematan:

  1. Tidak Ada Ganti Oli: Pemilik mobil listrik dapat menghemat sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per tahun karena tidak ada kebutuhan ganti oli mesin.
  2. Perawatan Lebih Sedikit: Mobil listrik memiliki komponen bergerak lebih sedikit. Tidak ada busi, filter bensin, atau timing belt yang perlu diganti secara berkala, mengurangi biaya perawatan.
  3. Diskon Listrik Malam: PLN juga menawarkan diskon 30% untuk pengisian daya di SPKLU tertentu pada pukul 22.00 hingga 05.00 WIB, memberikan potensi penghematan tambahan.

Kekurangan Biaya Mobil Listrik

Meskipun unggul dalam efisiensi operasional, mobil listrik juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan:

  1. Harga Awal Lebih Mahal: Harga beli mobil listrik umumnya masih lebih tinggi dibandingkan mobil bensin dengan selisih bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp300 juta.
  2. Ganti Baterai: Baterai mobil listrik perlu diganti sekitar setiap 8 tahun. Biayanya berkisar antara Rp50 juta hingga Rp150 juta. Namun, banyak produsen menawarkan garansi baterai selama 8 tahun, mengurangi kekhawatiran ini.
  3. Waktu Charging: Durasi pengisian daya mobil listrik bervariasi antara 30 menit hingga 8 jam, tergantung jenis charger dan kapasitas baterai. Ini memerlukan perencanaan lebih matang.

Kesimpulan: Lebih Hemat Mana?

Secara operasional, mobil listrik jelas jauh lebih hemat. Dengan biaya charging di rumah sebesar Rp255/km dibandingkan Pertalite Rp830/km, penghematan yang bisa dicapai sangat signifikan.

Dalam jangka waktu lima tahun, seorang pengguna mobil listrik berpotensi menghemat Rp30 juta hingga Rp40 juta hanya dari biaya energi. Namun, keputusan untuk beralih ke mobil listrik tetap bergantung pada anggaran awal dan kebutuhan individu. Bagi mereka yang sering menempuh jarak jauh dan menggunakan jalan tol, ketersediaan SPKLU di rute perjalanan menjadi faktor penting.

Disclaimer: Perhitungan berdasarkan tarif Agustus 2026. Harga BBM dan listrik dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.

Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair