JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Era kendaraan listrik semakin dekat dengan masyarakat. Banyak yang bertanya, benarkah motor listrik lebih hemat biaya operasional dibandingkan motor bensin, terutama di tengah kenaikan harga BBM dan adanya subsidi motor listrik? Perhitungan terbaru tahun 2026 menunjukkan selisih pengeluaran yang signifikan, mencapai jutaan rupiah per tahun.
Analisis komprehensif ini dilakukan untuk memberikan gambaran jelas mengenai perbandingan biaya harian, bulanan, hingga tahunan antara motor listrik dan motor bensin. Dengan harga Pertalite Rp10.000 per liter dan subsidi motor listrik sebesar Rp7 juta, keputusan untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan ini menjadi semakin menarik. Konsumen bisa menghemat cukup banyak untuk kebutuhan transportasi mereka.
Asumsi Perhitungan Biaya 2026
Untuk memastikan perbandingan yang adil, beberapa asumsi standar digunakan dalam perhitungan ini:
- Jarak Tempuh: 50 km per hari, yang setara dengan 1.500 km per bulan.
- Motor Bensin: Diwakili oleh Honda Beat dengan konsumsi bahan bakar 1 liter untuk 50 km.
- Motor Listrik: Diwakili oleh Polytron Fox-R, yang mampu menempuh 130 km dengan biaya pengisian daya sekitar Rp5.000 sekali cas.
- Harga BBM: Pertalite seharga Rp10.000 per liter.
- Harga Listrik: Rp2.466 per kWh saat pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Asumsi ini digunakan untuk mencerminkan kondisi penggunaan sehari-hari sebagian besar masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun pedesaan.
Perbandingan Biaya Harian dan Bulanan
Berdasarkan asumsi di atas, berikut adalah rincian perbandingan biaya antara motor bensin dan motor listrik:
| Jenis Biaya | Motor Bensin | Motor Listrik | Selisih Hemat |
|---|---|---|---|
| Biaya “Bensin/Listrik” | Rp300.000 / bulan (30 liter x Rp10.000) | Rp60.000 / bulan (12x cas x Rp5.000) | Rp240.000 |
| Biaya Servis Rutin | Rp100.000 / bulan (Oli, Busi, CVT) | Rp20.000 / bulan (Cek rem & ban) | Rp80.000 |
| Pajak Tahunan | Rp250.000 / tahun | Rp100.000 / tahun | Rp150.000 |
| TOTAL / BULAN | ~Rp420.800 | ~Rp88.300 | Rp332.500 |
| TOTAL / TAHUN | ~Rp5.050.000 | ~Rp1.060.000 | Rp3.990.000 |
Dari tabel tersebut, terlihat jelas bahwa penggunaan motor listrik dapat menghemat hingga Rp332.500 per bulan atau sekitar Rp3.990.000 per tahun. Ini adalah penghematan yang signifikan, terutama bagi pengguna yang menempuh jarak menengah hingga jauh setiap hari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.