JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Biaya operasional kerap jadi pertimbangan utama saat memilih kendaraan. Banyak yang beralih ke mobil listrik dengan harapan lebih hemat. Namun, seberapa signifikan penghematan ini jika dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin?
Perbandingan biaya charging mobil listrik dengan bensin pada Agustus 2026 menunjukkan perbedaan yang mencolok. Hasil simulasi berdasarkan tarif PLN dan harga BBM terbaru mengungkap fakta menarik tentang efisiensi kendaraan listrik.
Asumsi Perhitungan Biaya 2026
Untuk memastikan perbandingan yang adil, perhitungan ini menggunakan data konsumsi dan tarif umum di Indonesia. Mobil listrik diwakili model seperti BYD Dolphin atau Wuling BinguoEV, sementara mobil bensin diwakili Toyota Avanza atau Honda HR-V.
| Kategori | Mobil Listrik | Mobil Bensin |
|---|---|---|
| Model Acuan | BYD Dolphin / Wuling BinguoEV | Toyota Avanza / Honda HR-V |
| Konsumsi | 15 kWh / 100 km | 1:12 km per liter |
| Tarif Listrik (Rumah) | Rp1.699/kWh (2200VA) | – |
| Tarif SPKLU | Rp2.466/kWh | – |
| Harga Pertalite | – | Rp10.000/L |
| Harga Pertamax | – | Rp12.500/L |
Perlu dicatat, tarif listrik rumah sebesar Rp1.699/kWh berlaku untuk daya 2200VA, sedangkan tarif rata-rata SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) mengacu pada regulasi PLN sebesar Rp2.466/kWh.
Hitungan Biaya per 100 KM
Berikut adalah hasil simulasi biaya yang dibutuhkan untuk menempuh jarak 100 kilometer:
- Charging di Rumah: Dengan kebutuhan 15 kWh, biaya yang dikeluarkan adalah 15 kWh x Rp1.699 = Rp25.485. Artinya, biaya per kilometer hanya Rp255.
- Charging di SPKLU: Untuk 15 kWh, biaya yang harus dibayar adalah 15 kWh x Rp2.466 = Rp36.990. Biaya per kilometer mencapai Rp370.
- Pakai Bensin Pertalite: Dengan konsumsi 8,3 liter untuk 100 km, total biaya adalah 8,3 Liter x Rp10.000 = Rp83.000. Biaya per kilometer Rp830.
- Pakai Bensin Pertamax: Untuk 8,3 liter, biaya mencapai 8,3 Liter x Rp12.500 = Rp103.750. Ini setara dengan Rp1.038 per kilometer.
Simulasi Biaya 1 Bulan (1.000 KM)
Jika diasumsikan penggunaan mobil menempuh jarak 1.000 kilometer dalam sebulan, seperti untuk kebutuhan pulang-pergi kerja, perbandingannya akan semakin jelas:
| Jenis | Biaya 1.000 KM | Hemat vs Pertalite |
|---|---|---|
| Listrik Rumah | Rp255.000 | Hemat Rp575.000 |
| SPKLU | Rp370.000 | Hemat Rp460.000 |
| Pertalite | Rp830.000 | – |
| Pertamax | Rp1.038.000 | Lebih mahal Rp208.000 |

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.