Airlangga Hartarto juga ikut merespons usulan ini. Menko Perekonomian itu buka suara soal status Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI baru, meski bahan sumber tidak memerinci isi pernyataannya. Sementara dari pihak Istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa surat presiden sudah diserahkan ke pimpinan DPR.
Dampaknya ke pasar dan langkah DPR berikutnya
Di pasar uang, usulan Destry memberi respons cepat. Detik Finance melaporkan rupiah menguat pada penutupan perdagangan Senin (10/9/2026) setelah kabar pengajuan namanya mengemuka. Bloomberg Markets juga menulis bahwa pencalonan itu jadi perhatian investor global sejak Perry Warjiyo mundur pada akhir Juli.
Soal tata kelola BI, nama tunggal biasanya langsung dibaca sebagai sinyal kesinambungan. Pasar cenderung mencari kepastian, terutama ketika bank sentral memegang peran penting dalam menjaga stabilitas rupiah dan arah kebijakan moneter.
Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menyerahkan proses berikutnya kepada DPR sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga menyebut Presiden Prabowo mengusulkan nama untuk posisi Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI karena ada kekosongan satu jabatan.
Di titik ini, perhatian pasar belum bergeser jauh. Semua mata tertuju ke DPR. Dari sana, nasib Destry Damayanti sebagai Gubernur BI definitif akan ditentukan dalam proses yang segera bergerak setelah surat presiden diterima.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.