Selasa, 11 Agustus 2026 WIB
BREAKING
HUKUM KRIMINAL

Sahroni Apresiasi BNN Bongkar Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin: Mengerikan

Sahroni Apresiasi BNN Bongkar Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin
Sahroni Apresiasi BNN Bongkar Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin

JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah fantastis di perairan Kepulauan Riau. Sebanyak 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton ketamin berhasil disita dari jaringan internasional yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia.

Operasi senyap yang dilakukan pada Jumat (7/8/2026) ini melibatkan sinergi antara BNN, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta TNI Angkatan Laut. Keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Kerja Sama Lintas Sektoral

Sahroni menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas aparat penegak hukum yang terus memantau peredaran narkotika. Ia berharap kolaborasi lintas institusi ini terus konsisten demi memutus rantai distribusi barang haram yang menyasar generasi muda.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi Kepala BNN, Polri, TNI dan bea cukai yang sudah bekerjasama dengan sangat baik dalam melakukan operasi penangkapan narkoba dengan jumlah yang luar biasa ini.

Ini adalah bentuk kerjasama yang sangat baik dan kita harap akan terus dijalankan ke depannya demi mengurangi peredaran narkoba di masyarakat dan demi menyelamatkan masa depan generasi muda kita,” ujar Sahroni, Selasa (11/8/2026).

Modus Operandi Tersembunyi

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap delapan anak buah kapal (ABK). Sembilan tersangka tersebut terdiri dari satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) serta tujuh warga negara Myanmar masing-masing berinisial KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), dan MML (44).

Modus yang digunakan cukup canggih dengan menyembunyikan 65 karung berisi 1.300 bungkus teh cina di kompartemen rahasia dekat anjungan kapal.

Uji laboratorium menggunakan alat Rigaku memastikan seluruh sampel tersebut positif mengandung ketamin. Sahroni menyoroti ancaman nyata ketamin, terutama yang mulai menyusup dalam produk vape. Menurutnya, inovasi bentuk narkoba yang semakin beragam menuntut kewaspadaan lebih dari masyarakat dan orang tua.

“Terkait vape yang mengandung narkoba, ini memang mengerikan karena sekarang obat-obatan terlarang sudah beragam jenis dan bentuknya. Karena itulah, dari awal saya mendorong agar vape ini dilarang total saja, demi anak-anak kita,” tambahnya.

Implikasi Penindakan

Langkah pengungkapan besar ini dinilai Sahroni sebagai taktik jitu untuk mempersempit ruang gerak mafia narkoba. Ia menekankan bahwa meskipun sulit untuk menghapus peredaran narkotika secara total, tekanan melalui operasi rutin seperti ini akan mempersulit para sindikat dalam bertransaksi.

Ke depannya, efektivitas penegakan hukum di wilayah perairan akan menjadi kunci untuk mencegah masuknya barang terlarang sebelum menyebar ke daratan. Sahroni mendorong aparat untuk terus meningkatkan intensitas operasi, agar celah bagi pelaku bisnis ilegal semakin tertutup rapat dan peredaran narkoba melalui modus baru, seperti cairan vape, dapat ditekan seminimal mungkin.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda