JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. Penurunan signifikan ini mencatatkan AMMN di harga Rp4.220 per saham, melanjutkan tren koreksi setelah sempat bergerak di zona hijau.
Berdasarkan data RTI, harga saham AMMN anjlok Rp150,00 atau 3,43%. Padahal, pagi hari AMMN dibuka di level Rp4.410,00 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp4.420,00 sebelum kemudian tertekan hingga penutupan perdagangan. Volume jual terpantau meningkat menjelang akhir sesi.
Pergerakan Saham AMMN 13 Agustus 2026
Penurunan ini menggeser harga penutupan AMMN dari sebelumnya Rp4.370,00. Berikut rincian pergerakan saham AMMN sepanjang hari ini:
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Harga Penutupan | Rp4.220,00 |
| Perubahan | -Rp150,00 (-3,43%) |
| Open | Rp4.410,00 |
| High | Rp4.420,00 |
| Low | Rp4.200,00 |
| Prev Close | Rp4.370,00 |
| Market Cap | Rp306,03 Triliun |
| P/E Ratio | 31,45 |
| 52-week Range | Rp2.710 – Rp8.775 |
Secara grafik 1 hari, AMMN terpantau dibuka dengan gap down dan terus tertekan sepanjang sesi perdagangan. Penurunan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor mengenai prospek jangka pendek saham tambang raksasa ini.
Faktor Tekanan Terhadap Saham AMMN
Beberapa faktor disinyalir menjadi penyebab tekanan jual pada saham AMMN hari ini. Salah satunya adalah aksi ambil untung atau profit taking yang dilakukan investor setelah saham ini sempat menguat dalam beberapa waktu terakhir, terutama saat mendekati level Rp4.400.
Sentimen sektor tambang secara keseluruhan juga memainkan peran. Harga komoditas global seperti tembaga dan emas cenderung bergerak konsolidasi, sehingga menekan minat investor pada saham-saham di sektor ini. Fluktuasi harga komoditas global seringkali memiliki dampak langsung pada kinerja perusahaan tambang seperti Amman Mineral.
Meskipun kinerja keuangan Amman Mineral Internasional pada Kuartal I 2026 menunjukkan lonjakan pendapatan lebih dari 9999.99% secara tahunan (Y/Y) menjadi Rp807,91 miliar, pasar masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan dividen dan prospek kinerja di Kuartal II. Kinerja positif ini belum sepenuhnya mampu menahan tekanan jual yang terjadi hari ini.
Analisis Teknikal dan Prospek Singkat
Dengan penutupan di harga Rp4.220, AMMN saat ini bergerak di dekat area support kunci Rp4.200. Apabila level support ini ditembus, potensi koreksi lanjutan dapat mengarah ke level Rp4.100. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan harga di area ini pada perdagangan berikutnya. Namun, secara fundamental, valuasi AMMN dengan rasio P/E 31,45 dan kapitalisasi pasar Rp306,03 triliun masih mencerminkan ekspektasi tinggi pasar terhadap proyek-proyek ekspansi perusahaan, terutama terkait smelter dan tambang baru. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih memiliki pandangan positif terhadap pertumbuhan jangka panjang perusahaan, meskipun ada tekanan jangka pendek.
Saham AMMN tercatat memiliki rentang harga 52 minggu antara Rp2.710 hingga Rp8.775, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Pergerakan hari ini menempatkannya mendekati batas bawah dari rentang tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.