WASHINGTON — sarung tangan setrum ICE akan segera dibeli oleh Immigration and Customs Enforcement untuk para petugasnya. Otoritas imigrasi Amerika Serikat itu menyiapkan anggaran antara US$10 juta dan US$20 juta untuk perangkat yang dirancang memberi sengatan listrik dan mengganggu reaksi seseorang.
Rencana itu muncul saat cara kerja ICE kembali disorot tajam. Sorotan tersebut datang setelah beberapa kematian dan insiden kekerasan yang melibatkan aparat di lapangan, membuat pilihan penggunaan kekuatan baru ini ikut memicu perdebatan.
Sarung tangan setrum ICE dan rencana pembelian
Menurut pemberitahuan Department of Homeland Security yang terbit Senin, ICE akan membagikan perangkat itu kepada petugas Homeland Security Investigations dan Enforcement Removal Operations. The Associated Press lebih dulu melaporkan rencana tersebut, lalu Axios mengonfirmasi detail anggaran dan jenis peralatannya.
Perangkat itu bernama CTG-5 Generated Low Output Voltage Emitter atau G.L.O.V.E., buatan Compliant Technologies yang berbasis di Kentucky. Perusahaan itu tidak merespons permintaan komentar dari Axios, sementara CEO-nya, Jeff Niklaus, kepada CNA mengatakan pihaknya tidak dapat membahas penjualan ini.
Rencana pembelian itu juga tidak kecil. DHS menyebut proses pengadaan non-tender bisa diumumkan paling cepat pada Jumat. Artinya, keputusan ini bergerak cepat. Sangat cepat.
Kenapa rencana ini memicu penolakan
Kelompok hak sipil menilai alat baru ini berisiko menambah ruang penyalahgunaan.
Jenn Rolnick Borchetta, wakil direktur ACLU untuk isu kepolisian, mengatakan, “ICE spent the last year showing this country that they are willing to disregard the law and are too quick to use force, with devastating and at times fatal consequences for citizens and noncitizens alike,” dalam pernyataan yang dikutip Axios.
Ia juga menyoroti kemungkinan petugas menggunakan sarung tangan itu secara tersembunyi. Menurutnya, itu bisa menjadi “a recipe for more harm to the public and less accountability.” Kekhawatiran semacam ini muncul karena perangkat tersebut dipakai dengan kontak langsung ke kulit dan ditujukan untuk menghentikan gerakan otot yang terkoordinasi.
Di sisi lain, DHS menyatakan petugas ICE “are highly trained in de-escalation tactics and regularly receive ongoing use of force training.” Lembaga itu mencoba menegaskan bahwa pelatihan tetap menjadi bagian penting dari penerapan alat baru di lapangan.
Aturan pakai dan batasan alat
Manual pengguna G.L.O.V.E. menyebut alat itu tidak boleh dipakai terhadap pembangkangan verbal atau sebagai bentuk hukuman. Produsen juga menyarankan agar perangkat tidak digunakan pada lansia, anak-anak, perempuan hamil, dan orang dengan disabilitas serius.
Pada dokumen teknis yang dilaporkan BBC, perangkat ini dapat mengirim hingga 30 pulsa per detik dan menyimpan catatan aktivasi lewat mikroprosesor bawaan. BBC juga mencatat alat itu bisa menghasilkan hingga 380 volt, meski tidak bekerja seperti taser yang menembakkan barb ke tubuh.
Pengujian dan sertifikasi pengguna juga dibatasi. Menurut manual produsen, pemakai G.L.O.V.E. harus menjalani pelatihan sertifikasi setiap dua tahun. Aturan itu penting, karena alat ini diposisikan sebagai perangkat penegakan hukum, bukan sekadar aksesori lapangan.
Dampak ke kebijakan penegakan imigrasi
Bagi publik Amerika Serikat, rencana ini menandai babak baru dalam pendekatan ICE terhadap penangkapan dan pengeluaran paksa migran. Saat badan itu juga memperluas penggunaan body camera, alat setrum justru membuat pertanyaan baru: seberapa jauh penggunaan kekuatan dianggap sah, dan siapa yang mengawasi batasnya.
Di latar belakang, jutaan orang masih hidup dalam ketidakpastian status imigrasi, sementara penegakan hukum diperketat di bandara, wawancara permohonan, dan titik lain. ICE sendiri sudah menerima tambahan dana dari para legislator Partai Republik ketika pemerintahan Trump mendorong target deportasi yang tinggi.
Dengan kontrak yang bisa diumumkan secepat Jumat, perhatian kini bergeser ke dua hal: apakah ICE jadi membeli alat itu, dan bagaimana pengawas federal akan menjelaskan risiko penggunaannya di lapangan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.