PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Tingkat dukungan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terus mengalami peningkatan signifikan. Hasil Survei Penerimaan Masyarakat Tahap II oleh tim gabungan UNS-UBB pada 2025 menunjukkan penerimaan mencapai 85,71 persen.
Angka ini melonjak tajam dibandingkan survei sebelumnya. Pada 2016, tingkat penerimaan berada di angka 67,50 persen, kemudian naik menjadi 73,73 persen pada 2021.
Penerimaan Tinggi, Mayoritas Lihat Manfaat PLTN
Survei Public Acceptance (PA) Fase 2 ini dilaksanakan pada 29 September hingga 31 Oktober 2025. Sebanyak 1.533 responden dari tujuh kabupaten/kota di Bangka Belitung terlibat. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan inferensial, dilengkapi dengan Forum Group Discussion (FGD) bersama tokoh lokal dan nasional.
Rincian hasil survei menunjukkan:
| Respon | Persentase |
|---|---|
| Menerima | 50,29% |
| Sangat Menerima | 2,94% |
| Netral | 40,25% |
| Tidak Menerima | 4,24% |
| Sangat Tidak Menerima | 2,28% |
Persepsi masyarakat terhadap manfaat PLTN juga sangat positif. Sebanyak 88,52% responden menilai PLTN akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Bahkan, 61,64% responden tidak menganggap PLTN berisiko menyebabkan kerusakan lingkungan, limbah berbahaya, radiasi, maupun kecelakaan nuklir.
Kepercayaan dan Transparansi Jadi Kunci Penerimaan
Peneliti menyimpulkan ada dua faktor krusial yang mempengaruhi tingginya penerimaan terhadap PLTN Thorcon 500 ini. Pertama, kepercayaan terhadap pengembang. Sebanyak 72% responden menyatakan percaya bahwa pengembang memberikan informasi yang valid, objektif, dan transparan.
Kedua, kompetensi pengelola. Angka yang lebih tinggi, yakni 90%, menunjukkan responden percaya pengelola PLTN memiliki kompetensi tinggi serta akan mematuhi standar internasional dan peraturan pemerintah. Menariknya, tingkat pengetahuan teknis masyarakat justru tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan. Ini menandakan sosialisasi teknis saja tidak cukup tanpa dibarengi upaya membangun kepercayaan publik.
Dukungan Bersyarat: Lapangan Kerja, Listrik Murah, dan Keamanan
Meskipun mayoritas mendukung, hasil FGD mengindikasikan bahwa dukungan masyarakat bersifat bersyarat. Masyarakat Bangka Belitung mengharapkan adanya lebih banyak lapangan kerja lokal, peningkatan ekonomi daerah, serta pasokan listrik yang lebih murah dan stabil. Semua itu dengan catatan ada jaminan keamanan teknologi, perlindungan lingkungan, dan distribusi manfaat yang adil.
Rencana PLTN Sudah Masuk Rancangan Perpres
Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung mengonfirmasi bahwa rencana pembangunan PLTN telah masuk dalam pembahasan penyediaan energi daerah. Di tingkat nasional, Dewan Energi Nasional (DEN) juga menyebut rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengembangan PLTN, beserta pembentukan badan khusus nuklir, sudah berada di meja Presiden dan menunggu proses penandatanganan. Ini menandakan langkah konkret pemerintah pusat dalam mendorong energi nuklir.
Data survei yang menunjukkan lonjakan 18,21 poin dalam sembilan tahun terakhir membuktikan tren positif penerimaan masyarakat Babel terhadap PLTN. Namun, pemerintah dan pengembang perlu memastikan dukungan publik ini akan terus bertahan dengan mengedepankan jaminan keamanan, transparansi informasi, dan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.