Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Busana Adat Jadi Warna-warni Kebinekaan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026

Anggota parlemen mengenakan busana adat di Sidang Tahunan MPR RI 2026
Beragam busana adat nusantara menghiasi Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026), memancarkan aura berbeda. Selain agenda kenegaraan yang krusial, ruang sidang penuh dengan keberagaman melalui busana adat yang dikenakan oleh para anggota parlemen serta tamu undangan.

Pemandangan ini bukan sekadar seremoni. Kehadiran pakaian tradisional dari berbagai penjuru nusantara menjadi simbol nyata kekuatan kebinekaan Indonesia yang hidup berdampingan. Momen ini berlangsung bertepatan dengan persiapan bangsa menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Refleksi Identitas dalam Balutan Budaya

Anggota MPR RI dari Kelompok DPD, Ina Ammania, tampak mengenakan Tapis Lampung saat menghadiri agenda kenegaraan tersebut. Baginya, pilihan busana ini merupakan wujud kontribusi kecil namun bermakna untuk merawat warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

“Hari ini saya mengenakan Tapis dari Lampung. Saya sengaja memilih ini sebagai bentuk sederhana untuk ikut melestarikan budaya Indonesia,” ungkap Ina di lokasi sidang. Ia menegaskan bahwa perbedaan corak dan tradisi justru menjadi perekat persatuan, membuktikan bahwa NKRI berdiri di atas fondasi keberagaman suku dan budaya yang luar biasa.

Agenda Kenegaraan dan Sinergi Politik

Sidang Tahunan ini tidak hanya menjadi panggung kebudayaan, tetapi juga wadah krusial bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan pidato kenegaraan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden memaparkan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.

Presiden Prabowo secara khusus memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah dan DPR. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya kerja sama legislatif dan eksekutif untuk melindungi kepentingan rakyat. Menariknya, Prabowo melayangkan pujian khusus kepada PDI Perjuangan atas peran konstruktifnya, sebuah pernyataan yang disambut hangat oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Saya terima kasih sekarang sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR,” ujar Prabowo. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan dan kritik tetap merupakan bagian penting dalam menjalankan sistem demokrasi yang sehat di Indonesia.

Pameran Transformasi Pemerintahan

Nuansa di Kompleks Parlemen kian lengkap dengan adanya pameran bertajuk ‘Catatan 121 Problems Solved di 21 Bulan Pertama’. Pameran ini menyajikan potret langkah-langkah konkret pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat melalui serangkaian program kerja.

Integrasi antara elemen budaya melalui busana adat dan penyampaian substansi kebijakan ekonomi di ruang sidang memberikan gambaran utuh tentang wajah Indonesia saat ini. Sidang tahunan ini menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya diukur dari angka-angka ekonomi, tetapi juga kemampuan dalam menjaga identitas bangsa di tengah tuntutan pembangunan yang progresif.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda