Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Ekonomi Dorm Dekorasi Kampus AS Kian Mahal dan Personal

Ekonomi Dorm Dekorasi Kampus AS Kian Mahal dan Personal
Ekonomi Dorm Dekorasi Kampus AS Kian Mahal dan Personal

JAKARTA — dorm dekorasi di kampus-kampus Amerika Serikat kini bukan lagi urusan sprei dan lampu meja seadanya. Di banyak keluarga, kamar asrama sudah diperlakukan seperti proyek kecil yang rapi, nyaman, dan siap tampil di media sosial.

Yang membuatnya menarik, pasar di balik tren itu justru tumbuh besar. Laporan Axios menggambarkan bagaimana kamar dorm yang kecil bisa memicu belanja besar, dari jasa desain profesional sampai perlengkapan yang disusun agar tahan dipakai selama masa kuliah.

Dorm dekorasi berubah jadi bisnis yang serius

Axios menulis bahwa industri “designer dorm” bernilai ribuan dolar tumbuh seiring menjamurnya tur kamar asrama di TikTok dan video haul yang menampilkan isi belanja mahasiswa. Bagi sebagian orang tua, dekorasi kamar bukan sekadar estetika. Itu bagian dari cara membuat transisi ke kampus terasa lebih mudah.

Shelly Gates, pendiri Mary Margaret Designs, masih ingat kamar dorm-nya saat kuliah di Louisiana State University. Ia menyebutnya sebagai “essentially a prison cell.” Kini, situasinya jauh berubah. Tahun ini, Gates menangani sekitar 35 kamar dorm. Beberapa proyek sebelumnya bahkan mencapai $20,000, yang ia sebut sebagai investasi untuk empat tahun.

Perubahan itu penting karena kamar asrama tidak lagi dianggap ruang sementara yang serba darurat. Banyak keluarga ingin kamar anak mereka terasa personal sejak hari pertama. Ada yang mengejar kenyamanan. Ada yang mengejar tampilan. Banyak juga yang mengejar dua-duanya sekaligus.

Antara selatan dan timur laut, selera dekorasinya berbeda

Di wilayah SEC country, tempat Gates banyak bekerja, kamar dorm sering dihias dengan monogram dan benda-benda yang menonjolkan semangat sekolah. Proyeknya bisa mencakup kanopi meja dari payung yang dipotong dua, lampu gantung yang bisa dikendalikan dari jauh, sampai karya seni pesanan.

Gates bilang, “I want the art to be a memory of college,” lalu menambahkan, “I don’t want it to be something they outgrow.” Kutipan itu menunjukkan arah baru dari tren ini: dekorasi dipilih bukan cuma untuk satu semester, melainkan untuk meninggalkan jejak masa kuliah.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 15 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir