Karena itu, petugas yang terlibat dibatasi jumlahnya untuk menekan risiko biosekuriti, baik untuk manusia maupun penguin. Burung-burung di parade malam diprioritaskan lebih dulu karena mereka sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia dan punya pola gerak yang lebih bisa diprediksi. Dengan begitu, petugas punya peluang lebih besar untuk menangkap mereka dengan aman dan cepat.
“It’s a night-time operation,” kata Dr Todd. “As the penguins come to shore, they’ll essentially be corralled into an area where they’re administered with a first dose of the vaccine and also microchipped, and then they’ll be able to proceed back to their nesting burrows.” Setelah dosis pertama dan pemasangan microchip, penguin akan kembali ke liang sarang mereka.
Dr Todd juga memastikan parade malam penguin masih akan terus berjalan untuk saat ini. Itu penting bagi para pelaku wisata, karena penutupan atraksi tersebut akan langsung memukul aktivitas ekonomi di area sekitar pulau.
Alarm setelah satu pinguin kecil mati
Perhatian pada program ini makin tajam setelah virus yang pertama kali terdeteksi di barat daya Victoria sekitar dua setengah pekan lalu menyebar ke Pulau Phillip dan menewaskan satu pinguin kecil. Bangkainya ditemukan di bagian pulau yang berbeda dari lokasi parade penguin, tetapi kematian itu tetap memicu kekhawatiran luas.
Alasannya jelas. Studi pemodelan pemerintah pada Mei 2025 sudah memperingatkan bahwa kalau vaksinasi Pulau Phillip baru dimulai setelah virus terdeteksi, maka besar kemungkinan sudah terlambat. Dalam model itu disebutkan kematian signifikan bisa terjadi sebelum cakupan vaksin memadai tercapai.
Jack Gough dari Invasive Species Council menyebut Pulau Phillip sebagai “probably the most-prepared place in Australia”. Tapi ia juga menilai pemerintah semestinya bergerak lebih cepat saat H5N1 mulai mendekat, karena pengalaman di luar negeri menunjukkan virus ini menghancurkan populasi satwa liar.
Menurutnya, lambatnya proses peluncuran vaksin menjadi salah satu efek dari persiapan yang tidak cukup sigap.
Meski begitu, para ahli juga menekankan vaksin bukan solusi ajaib. Fungsinya lebih tepat disebut alat sasaran yang bisa mengurangi dampak virus, bukan menghapus ancaman sepenuhnya. Itu sebabnya langkah Victoria dipandang sebagai upaya menahan kerusakan, bukan jaminan keselamatan total.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.