PHU QUOC — Proyek kereta ringan senilai hampir 9 triliun dong (343 juta dolar AS) di pulau terbesar Vietnam ini akan menampilkan identitas budaya nusantara melalui desain arsitektur unik di enam stasiunnya. Setiap stasiun dirancang mencerminkan ciri khas daerah berbeda di Vietnam, dari pegunungan utara hingga megakota Saigon.
Jalur sepanjang 17,59 kilometer ini akan menghubungkan Bandara Internasional Phu Quoc dengan Pusat Konferensi dan Pameran APEC serta kawasan selatan pulau. Direncanakan selesai pada kuartal kedua 2027, proyek ini tepat waktunya untuk menyambut Minggu Para Pemimpin Ekonomi APEC pada November 2027.
Pembangunan akan memangkas waktu perjalanan dari bandara ke pusat konferensi sekitar 20 menit. Struktur jalur terdiri dari empat jembatan layang di persimpangan utama (1,3 km), lintasan permukaan tanah (14,3 km), dan terowongan bawah tanah (sekitar 2 km).
Stasiun Utara Bergaya Rumah Tradisional Pegunungan
Perjalanan dimulai dari Stasiun Tay Bac (Barat Laut), yang menggugah keindahan kasar lanskap pegunungan utara Vietnam. Desainnya menggunakan warna kuning-krem, material batu tiruan, dan panel keramik yang menyerupai rumah-rumah tradisional bernama rammed-earth yang dibangun oleh komunitas etnis pegunungan. Taman stasiun akan ditanami pohon trompet, pohon bauhinia putih, dan pohon crape myrtle.
Stasiun Hanoi: Cerminan Alun-Alun Tua Ibu Kota
Stasiun Hanoi mengambil inspirasi dari Alun-Alun Tua ibu kota Vietnam. Desain menampilkan permukaan trotoar yang membangkitkan jalan kuno dan struktur atap mencerminkan arsitektur urban tradisional.
Palet warna perunggu-kuning hangat menciptakan atmosfer familiar yang mengingatkan pengunjung pada Hanoi. Stasiun ini dilengkapi akses menuju terowongan bawah tanah, ruang tunggu utama, bangunan teknis, dan stasiun transformer.
Stasiun Saigon: Inspirasi Kantor Pos Terkenal Dunia
Stasiun Saigon terinspirasi dari Kantor Pos Pusat Saigon, landmark bersejarah yang masuk daftar 11 kantor pos terindah dunia. Bangunan ini telah mempertahankan gaya arsitektur Barat yang khas selama lebih dari 130 tahun. Atap melengkung dan skema warna biru stasiun ini mencerminkan semangat energik dan dinamis pusat urban Vietnam Selatan.
Stasiun Dao Ngoc: Legenda Ikan Mas Menjadi Naga
Stasiun Dao Ngoc merupakan fasilitas bawah tanah yang terhubung langsung ke Pusat Konferensi dan Pameran APEC. Desainnya menggali inspirasi dari legenda Asia kuno tentang ikan mas yang bertransformasi menjadi naga. Dalam mitos tersebut, seekor ikan mas yang berani berenang melawan arus dan melompati air terjun tinggi bernama Pintu Naga akan mengalami transformasi menjadi naga emas yang berkuasa.
Interior stasiun menampilkan citra terinspirasi dari produksi saus ikan tradisional Phu Quoc. Desain menggunakan warna putih melambangkan garam laut dan hue perak mewakili ikan. Pencahayaan stasiun dirancang meniru gerakan di bawah air untuk menciptakan efek imersif.
Konstruksi Berjalan Sesuai Jadwal
Hingga awal Agustus, proyek telah menyerap 1,8 triliun dong (68,78 juta dolar AS). Investor dan kontraktor mempercepat konstruksi pada tiga front utama: jembatan, terowongan, dan badan jalan. Tim saat ini tepat jadwal dan merencanakan memasang bagian pertama rel kereta pada akhir bulan ini.
Setelah beroperasi, jalur kereta ringan ini tidak hanya melayani delegasi menghadiri acara APEC, tetapi juga menyediakan koneksi antara bandara dan kawasan selatan Phu Quoc, pulau terbesar Vietnam.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.