Selasa, 18 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Spotify Rilis Playlist Notes: Tambah Catatan di Lagu, Podcast

Playlist Notes Spotify untuk lagu podcast dan audiobook
Spotify memperluas Playlist Notes agar pengguna bisa menambah konteks di lagu, podcast, dan audiobook dalam playlist. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Playlist Notes Spotify mulai digulirkan ke pengguna sebagai perluasan dari fitur User Notes yang baru dirilis bulan lalu. Kini, catatan pendek itu tidak cuma bisa ditempelkan ke lagu, tapi juga ke episode podcast dan audiobook yang sudah dimasukkan ke playlist.

Pengumuman itu disampaikan Spotify pada hari ini, dengan TechCrunch menjadi media pertama yang menyorot langkah tersebut. Bagi pengguna, perubahan ini terdengar sederhana. Tapi dampaknya cukup jelas: playlist tak lagi sekadar daftar putar, melainkan ruang untuk memberi konteks pada pilihan audio yang dibagikan atau disusun sendiri.

Playlist Notes Spotify meluas ke podcast dan audiobook

Sebelumnya, User Notes hanya berlaku untuk track individual di playlist. Spotify membatasi catatan itu sampai 240 karakter. Sekarang, lewat Playlist Notes, pengguna bisa menambahkan penjelasan singkat pada lagu, episode podcast, maupun audiobook yang ada di daftar putar mereka.

Fitur ini masih berangkat dari ide yang sama: memberi alasan kenapa sesuatu ada di sebuah playlist. Bedanya, ruang yang disediakan jadi lebih luas. Bukan hanya lagu yang bisa diberi konteks, melainkan juga konten audio lain yang selama ini makin sering muncul di dalam satu daftar putar campur aduk.

Spotify juga menyebut editor mereka akan memakai Playlist Notes untuk menjelaskan kenapa sebuah track penting, apa yang membuatnya relevan secara budaya, atau mengapa lagu itu cocok berada di playlist tertentu. Ini bikin fungsi catatan tak berhenti di level personal. Ada lapisan kurasi yang ikut dibawa masuk.

Editor Profiles ikut hadir

Bersamaan dengan Playlist Notes, Spotify mulai menghadirkan Editor Profiles. Lewat fitur ini, pengguna bisa mengenal orang-orang di balik playlist. Di sana, Spotify menampilkan top tracks, top albums, dan daftar playlist yang mereka kontribusikan.

Langkah ini memperlihatkan arah baru Spotify: kurasi tidak lagi dibuat terasa anonim. Ada wajah redaksi di balik daftar putar, ada pilihan yang bisa ditelusuri, dan ada jejak musik yang dipilih editor sendiri. Pendeknya, Spotify ingin playlist terasa lebih manusiawi. Lebih terasa ada yang menyusun.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Hari Ini 18 Agustus 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis