Rabu, 19 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Golkar Rotasi Pimpinan Komisi di DPR, Berikut Daftar Lengkapnya

Ruang komisi DPR dengan bendera Indonesia, simbol rotasi kepemimpinan Fraksi Golkar
Rotasi pimpinan komisi Fraksi Golkar DPR dilakukan sebagai bagian dari strategi pengembangan kapabilitas anggota di berbagai sektor. (Ilustrasi: AI)

Gedung DPR RI di Senayan kembali riuh oleh urusan internal partai politik. Fraksi Partai Golkar resmi merombak formasi pimpinan di sejumlah Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Langkah ini bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan penyegaran total yang menyasar langsung kursi-kursi strategis di beberapa komisi vital.

Daniel Mutaqien Syafiuddin kini memegang kendali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Posisi ini cukup krusial karena bersinggungan langsung dengan ranah hukum dan keamanan negara. Sementara itu, Agung Widyantoro mendapatkan mandat baru untuk memimpin Komisi X. Ia menggantikan Hetifah Sjaifudian yang kini dipindahkan untuk memperkuat Komisi VIII.

Perubahan wajah juga terjadi di Komisi XII. Nama Melchias Markus Mekeng ditunjuk langsung untuk menjabat sebagai Ketua Komisi XII. Ia menggantikan Bambang Patijaya yang digeser menjadi Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Golkar di komisi yang sama. Rotasi ini terlihat cukup mencolok karena menempatkan politisi senior di sektor energi dan sumber daya mineral tersebut.

Penyegaran demi Efektivitas

Ketua Fraksi Golkar DPR, M Sarmuji, angkat bicara soal kebijakan ini. Ia menepis isu adanya gejolak internal di balik perombakan tersebut. Menurut Sarmuji, perpindahan posisi ini merupakan hal lumrah dalam manajemen fraksi. Dia menyebutnya sebagai siklus rutin untuk penyegaran personel.

“Bukan cuma Komisi II, ada beberapa pimpinan komisi yang mengalami pergantian. Ini tour of duty yang normal saja sesuai kebutuhan fraksi,” ujar Sarmuji saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta. Suaranya terdengar tenang. Baginya, menempatkan wajah baru di kursi pimpinan adalah cara fraksi menjaga ritme kerja tetap dinamis.

Sarmuji menegaskan bahwa setiap anggota dewan dari Fraksi Golkar harus siap ditempatkan di mana saja. Fokus utamanya adalah pengembangan kapabilitas. Dengan berpindah komisi, seorang legislator diharapkan bisa menguasai lebih banyak isu strategis.

Pengalaman di pendidikan bisa bertemu dengan isu sosial, atau hukum bertemu dengan isu lingkungan. Hal-hal seperti ini yang mereka harapkan dari rotasi tersebut.

“Penugasan di komisi yang berbeda akan memperkaya kemampuan anggota di berbagai sektor,” tambah Sarmuji pendek. Dia meyakini bahwa keterpaparan pada bidang-bidang berbeda akan membentuk profil legislator yang lebih tangguh dan adaptif.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda