DENVER — Stasiun televisi publik Nine PBS di St. Louis sedang berjuang memulihkan 50 terabyte data arsip berusia puluhan tahun yang terjebak di pusat data Iron Mountain setelah vendor penyimpanan cloud mereka, Open Source Storage (OSS), tutup tanpa pemberitahuan.
Pokok Peristiwa
Gugatan ini dimulai ketika Nine PBS menyadari bahwa kontrak penyimpanan cloud dengan OSS yang akan diperbarui pada 6 Maret 2026 telah berakhir, namun perusahaan tidak merespons permintaan perpanjangan. Ketika mengakses data mereka, Nine PBS menemukan bahwa situs web OSS sudah tidak ada dan perusahaan memiliki status tunggakan di Secretary of State Colorado.
Hakim Distrik Eric Elliff telah memutuskan bahwa Nine PBS adalah pemilik sah dari material tersebut dan berhak untuk memulihkannya. Namun, Iron Mountain—pemilik fasilitas fisik tempat data disimpan—bersikeras bahwa mereka hanya menyediakan infrastruktur, bukan mengelola konten. Posisi Iron Mountain mirip dengan tuan tanah yang tidak bertanggung jawab atas isi lemari arsip penyewa yang menghilang.
Data yang hilang mencakup dokumentasi sejarah East St. Louis, liputan pandemi COVID-19, dan banjir besar 1993. Leah Freeman, wakil presiden Nine PBS dan pejabat konten utama, menyebut materi ini merepresentasikan kurang lebih 70 tahun sejarah organisasi.
Nine PBS awalnya menjalin kontrak dengan pendahulu OSS pada 2019 untuk layanan penyimpanan cloud dan infrastruktur. Kontrak diperbarui setiap tahun hingga 2026, ketika perusahaan penyimpanan mendadak senyap. Stasiun mengirimkan surat permintaan pada 13 Maret kepada Iron Mountain dengan menawarkan menanggung semua biaya akal untuk pemulihan data, tetapi tidak mendapat respons yang jelas.
Konteks
Nine PBS kemudian menggugat OSS dan presidennya Charles Wells di St. Louis Circuit Court pada 16 April.
Kasus sempat dihentikan sementara ketika James Tramel, yang mengidentifikasi diri sebagai mitra pengelola kelompok yang mengakuisisi aset OSS, mengkonfirmasi bahwa data aman di fasilitas Denver Iron Mountain.
Namun Tramel berhenti berkomunikasi setelah sebulan, dan balasan otomatis kemudian mengatakan dia tidak lagi berafiliasi dengan OSS. Dalam panggilan berikutnya, menurut laporan keberatan, Tramel mengatakan dia ditipu saat membeli perusahaan.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Karena tidak ada pihak dari OSS yang merespons, Nine PBS kembali ke pengadilan St. Louis dan memenangkan putusan gagal yang menetapkan bahwa mereka memiliki data dan berhak langsung untuk menguasainya. Namun putusan ini terbukti tidak efektif—meminta perusahaan yang menolak mengangkat telepon untuk menghormati keputusan pengadilan sangat tidak praktis.
Nine PBS kemudian terpaksa mengajukan kasus lagi di Denver, di mana data sebenarnya berada. Dalam kasus kedua ini, hakim memerintahkan Nine PBS untuk mengidentifikasi vendor pihak ketiga—yang mungkin adalah mantan karyawan OSS—yang dapat mengakses dan mengambil data dari infrastruktur dalam fasilitas Iron Mountain. Stasiun memiliki 30 hari untuk melakukan ini.
Persyaratan pemulihannya ketat: Nine PBS harus membayar biaya penyimpanan saat ini dan tunggakan Iron Mountain sejak OSS berhenti membayar tagihan mereka sendiri. Mereka juga harus mengembalikan segera semua perangkat fisik yang menyimpan data begitu akses diberikan, dan memastikan bahwa data pelanggan OSS lainnya tidak diambil atau dikompromikan.
Kasus ini mengangkat pertanyaan yang akan terus menghantui Nine PBS: apakah mengandalkan vendor cloud pihak ketiga yang sekarang bangkrut benar-benar lebih bijaksana daripada menyelenggarakan server penyimpanan jaringan lokal dengan drive yang relatif murah di tempat mereka sendiri. Hingga saat ini, Nine PBS masih belum diberi akses ke arsip mereka sendiri.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.