Jumat, 21 Agustus 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Saham TLKM Naik 0,38% ke Rp2.620 Hari Ini, Revenue Q2 2026 Tumbuh 6,39%

Saham TLKM Naik 0,38%
Saham TLKM Naik 0,38% ke Rp2.620 Hari Ini, Revenue Q2 2026 Tumbuh 6,39%. Credit: Dok. JournalArta

JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bergerak menguat di perdagangan hari ini, Jum’at, 21 Agustus 2026. Hingga pukul 11.29 WIB, harga saham TLKM tercatat naik Rp10,00 atau 0,38% menjadi Rp2.620 per lembar.

Penguatan tipis ini terjadi di tengah sentimen positif dari kinerja keuangan kuartal II 2026 yang menunjukkan pertumbuhan stabil. TLKM masih menjadi salah satu saham defensif yang banyak dipertimbangkan investor di pasar modal Indonesia.

Detail Pergerakan Saham TLKM 21 Agustus 2026

Pada sesi perdagangan hari ini, saham TLKM dibuka pada level Rp2.610. Sempat menyentuh level tertinggi Rp2.630 di awal sesi, harga kemudian berkonsolidasi di area Rp2.620. Penutupan sebelumnya juga berada di Rp2.610.

Kapitalisasi pasar (Market Cap) TLKM saat ini mencapai Rp259,54 Triliun, menjadikannya salah satu emiten telekomunikasi terbesar di Indonesia. Rasio Harga terhadap Laba (P/E Ratio) berada di angka 14,84. Rentang harga selama 52 minggu terakhir menunjukkan pergerakan dari Rp2.350 hingga Rp3.990.

Kinerja Keuangan Kuartal II 2026 Mendorong Sentimen Positif

Telkom Indonesia melaporkan kinerja keuangan yang solid di kuartal II 2026. Perusahaan berhasil membukukan revenue sebesar Rp38,69 Triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 6,39% secara tahunan (YoY). Kinerja ini ditopang oleh ekspansi bisnis di segmen data center, layanan 5G, dan pertumbuhan pelanggan IndiHome.

Selain itu, TLKM dikenal sebagai emiten pembagi dividen yang menarik. Perusahaan tercatat memberikan dividend yield sebesar 8,52% dengan quarterly dividend amount Rp55,81. Angka ini termasuk salah satu yang tertinggi di sektor telekomunikasi, menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif.

Analisis Teknikal dan Valuasi Saham

Secara teknikal, saham TLKM memiliki level support kuat di Rp2.610. Selama level ini tidak jebol, tren pergerakan harga dianggap masih aman. Sementara itu, level resistance terdekat berada di Rp2.630. Jika mampu menembus level ini, ada potensi penguatan lebih lanjut menuju Rp2.650 hingga Rp2.700.

Tren jangka pendek TLKM cenderung sideways to bullish, meskipun masih jauh dari level tertinggi 52 minggu di Rp3.990. Dengan P/E Ratio 14,84, valuasi TLKM dinilai masih wajar untuk perusahaan BUMN dengan bisnis yang memiliki karakter monopolistik di beberapa segmen.

Faktor Penarik dan Tantangan ke Depan

TLKM tetap menarik bagi investor karena beberapa alasan. Pertama, statusnya sebagai saham defensif membuatnya tidak terlalu terpengaruh oleh gejolak ekonomi, mengingat kebutuhan akan layanan internet tetap tinggi. Kedua, dividen rutin yang tinggi menjadi daya tarik kuat, khususnya bagi investor jangka panjang atau dana pensiun.

Ketiga, perusahaan gencar melakukan transformasi digital, dengan fokus pada pengembangan bisnis-bisnis baru seperti cloud, data center, dan fintech. Langkah ini diharapkan dapat menjadi mesin pertumbuhan baru di masa depan.

Namun, TLKM juga menghadapi sejumlah tantangan. Persaingan di bisnis seluler dengan operator lain seperti Indosat (ISAT) dan XL Axiata (EXCL) tetap ketat. Selain itu, investasi besar (Capex) untuk pengembangan jaringan 5G membutuhkan modal signifikan. Regulasi pemerintah terkait tarif dan infrastruktur juga bisa menjadi faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan.

Banyak analis masih merekomendasikan ‘HOLD’ hingga ‘BUY’ untuk saham TLKM, dengan target harga antara Rp2.800 hingga Rp3.000. Alasannya meliputi pertumbuhan yang stabil, dividen yang tinggi, dan valuasi yang dianggap tidak mahal, membuatnya cocok untuk investor konservatif.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair