Jumat, 21 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Vietnam Masukkan AI ke Kurikulum Sekolah, 12 Jam Pelajaran per Tahun

Vietnam Masukkan AI ke Kurikulum Sekolah, 12 Jam Pelajaran per Tahun
Vietnam Masukkan AI ke Kurikulum Sekolah, 12 Jam Pelajaran per Tahun

HANOI — Vietnam resmi memasukkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ke dalam kurikulum sekolah. Setiap siswa akan mendapat 12 periode pembelajaran AI per tahun ajaran berdasarkan kerangka kerja terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam.

Keputusan ini menunjukkan komitmen negara untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. Dengan teknologi AI semakin mendominasi berbagai sektor industri, Vietnam memandang literasi AI sebagai keterampilan fundamental yang harus dikuasai sejak dini.

Mengapa AI Masuk Kurikulum

Integrasi AI dalam pendidikan bukan sekadar tren global. Vietnam melihat peluang ekonomi besar di bidang teknologi dan ingin memastikan angkatan kerja masa depan siap bersaing. Dengan mengenalkan AI di sekolah, pemerintah berharap siswa dapat memahami cara teknologi ini bekerja, potensi aplikasinya, dan implikasi etisnya.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi transformasi digital Vietnam yang lebih luas. Negara telah menetapkan target menjadi pusat teknologi regional di Asia Tenggara dalam dekade mendatang.

Struktur Program Pembelajaran

Total 12 periode (jam pelajaran) per tahun akademik akan dialokasikan untuk AI education. Periode ini dirancang agar siswa dapat mempelajari dasar-dasar AI, logika pemrograman, dan aplikasi praktis teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kementerian Pendidikan Vietnam akan menyusun kurikulum terstruktur yang sesuai dengan tingkat usia dan kemampuan siswa di berbagai jenjang sekolah.

Pembelajaran AI di Vietnam tidak hanya fokus pada aspek teknis. Materi juga mencakup literasi digital, etika penggunaan AI, dan dampak sosial teknologi terhadap pekerjaan dan masyarakat.

Konteks Pendidikan Asia Tenggara

Vietnam bergabung dengan beberapa negara Asia lainnya yang telah atau sedang mengintegrasikan AI ke dalam sistem pendidikan. Langkah ini mencerminkan pengakuan global bahwa AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam kurikulum pendidikan modern.

Investasi dalam pendidikan AI juga dilihat sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Vietnam pada impor teknologi dan mengembangkan ekosistem startup lokal yang berbasis inovasi.

Tantangan Implementasi

Meskipun inisiatif ini positif, Vietnam menghadapi sejumlah tantangan. Ketersediaan guru yang terlatih dalam mengajarkan AI masih terbatas. Kementerian Pendidikan perlu melakukan pelatihan intensif bagi pendidik agar mereka mampu menyampaikan konsep AI dengan cara yang mudah dipahami siswa.

Infrastruktur teknologi di sekolah-sekolah, terutama di daerah terpencil, juga perlu ditingkatkan untuk mendukung pembelajaran AI yang efektif. Akses ke perangkat komputer dan internet yang stabil menjadi prasyarat penting.

Kerangka kerja dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam diharapkan menjadi fondasi bagi implementasi program ini di seluruh negara. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai stakeholder, Vietnam berpotensi mencetak generasi profesional AI yang kompetitif di kancah global.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 21 Agustus 2026: Klaim Pack & Coins Gratis