Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Wehen Wiesbaden Tantang Leverkusen di Piala DFB, Duel Perdana Tercipta

Wehen Wiesbaden Tantang Leverkusen di Piala DFB, Duel Perdana Tercipta
Wehen Wiesbaden Tantang Leverkusen di Piala DFB, Duel Perdana Tercipta. (Ilustrasi: AI)

SV Wehen Wiesbaden langsung mendapat ujian besar saat menjamu Bayer Leverkusen pada putaran pertama DFB-Pokal 2026, Sabtu, 22 Agustus, pukul 13.00 waktu Jerman, di BRITA-Arena, Wiesbaden. Laga ini punya bobot khusus: untuk pertama kalinya, dua tim itu bertemu dalam pertandingan resmi.

Bagi Wehen, ini panggung terbesar awal musim. Klub asal kasta ketiga Jerman itu datang dengan modal berat, setelah menelan dua kekalahan beruntun di liga, 1-3 dari Preußen Münster dan 0-4 dari Würzburger Kickers. Lini belakang mereka sedang rapuh. Bocor.

Leverkusen, sebaliknya, tiba dengan kepercayaan diri tinggi. Tim Bundesliga itu mencatat tujuh kemenangan dari delapan laga uji coba musim panas, termasuk kemenangan telak 7-0 atas SF Baumberg dan 4-0 melawan Genk. Mereka juga masuk pertandingan dengan status favorit kuat, meski Piala Jerman sering menyimpan kejutan.

Daniel Scherning, pelatih Wehen, tak menutup mata soal jurang kualitas yang ada. Ia menyebut timnya sebagai underdog dan mengakui setiap starter Leverkusen punya nilai lebih besar dibanding keseluruhan skuadnya. Tapi Scherning tetap memberi sinyal perlawanan. Dalam laga satu kali seperti ini, katanya, apa pun masih bisa terjadi. Wehen juga kehilangan Philipp Hercher yang bermasalah pada otot, sementara opsi lain seperti Ben Nink dan kemungkinan perubahan formasi disiapkan untuk menambal kekosongan.

Leverkusen sendiri datang ke Wiesbaden dengan cerita tersendiri. Moussa Diaby, yang kini membela Al-Ittihad, ikut memantik spekulasi melalui pesan singkat di Instagram saat menanggapi unggahan bek Leverkusen, Edmond Tapsoba. Tapsoba sebelumnya menulis pesan emosional jelang laga resmi pertama musim ini melawan Wehen, dan Diaby membalas singkat: “Kapten”. Respons akun resmi Leverkusen ikut menambah rasa penasaran.

Tak ada catatan pertemuan lampau di kompetisi resmi, jadi duel ini benar-benar membuka halaman baru. Wehen akan mencoba bertahan rapat dan menunggu celah di transisi, sementara Leverkusen punya kualitas untuk menguasai bola, menekan sejak awal, dan mematikan laga lewat intensitas. Secara taktik, duel ini tampak berat sebelah di atas kertas. Tapi satu laga, satu kesalahan, bisa mengubah semuanya.

Peluang kejutan memang selalu hidup di Piala Jerman. Dan justru di situlah menariknya: Leverkusen membawa status raksasa, Wehen membawa keberanian tuan rumah, dan BRITA-Arena bersiap menyaksikan pertemuan yang belum pernah ada sebelumnya. Scherning menegaskan, “Kami harus bermain dengan berani dan percaya pada kesempatan kami.”

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda