Minggu, 23 Agustus 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Bidik Gen Z di Pemilu 2029, Hanura Andalkan Isu Lapangan Kerja dan Pendidikan

Konsolidasi Tim Task Force Partai Hanura dalam mempersiapkan strategi Pemilu 2029
Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella saat memimpin jalannya rapat konsolidasi organisasi daerah di Balikpapan. (Ilustrasi: AI)

BALIKPAPAN — Partai Hanura mulai menyusun strategi matang untuk menghadapi pesta demokrasi mendatang dengan meluncurkan program Bidik Gen Z di Pemilu 2029, Hanura Andalkan Isu Lapangan Kerja dan Pendidikan guna mengamankan suara kelompok pemilih muda secara nasional.

Langkah taktis ini diambil mengingat besarnya populasi generasi Z dan pemilih pemula yang diperkirakan bakal mendominasi daftar pemilih tetap pada pemilu mendatang. Fokus pada sektor lapangan kerja dan pendidikan diharapkan mampu menjawab keresahan utama anak muda Indonesia yang kerap mencemaskan masa depan karier serta akses pembelajaran yang berkualitas.

Fokus pada Keresahan Nyata Generasi Muda

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella menekankan bahwa kelompok Gen Z memiliki andil yang sangat krusial dalam menentukan arah politik nasional. Oleh sebab itu, pendekatan yang digunakan tidak lagi sekadar jargon politik biasa, melainkan menyentuh substansi kehidupan mereka sehari-hari.

“Pada Pemilu 2029 nanti, jumlah pemilih pemula dan Gen Z sangat besar. Mereka adalah orang-orang berpengetahuan yang akan mempertimbangkan untuk siapa atau partai apa yang akan dipilih,” ujar Patrice Rio Capella di sela agenda Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPC Hanura se-Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum, Balikpapan, Sabtu (22/8/2026).

Bagi masyarakat dan pelaku industri di Indonesia, komitmen parpol dalam mengawal isu ketenagakerjaan dan pendidikan ini menjadi angin segar. Kelompok muda membutuhkan jaminan regulasi yang mendukung penciptaan lapangan kerja baru di tengah ketatnya persaingan era digital, serta kurikulum pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri saat ini.

Membuka Pintu Kolaborasi Lintas Tokoh

Selain fokus merangkul pemilih muda, Hanura juga memperlebar jangkauan politiknya dengan membuka diri bagi para politisi eksternal. Partai yang kini dipimpin oleh Oesman Sapta Odang (OSO) tersebut memproyeksikan diri sebagai wadah inklusif bagi siapa saja yang ingin berjuang di jalur parlemen.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada Jumat (21/8/2026) malam, dalam agenda konsolidasi di Tarakan, Kalimantan Utara, Rio Capella juga menegaskan posisi partainya sebagai wadah peleburan bagi segenap elemen bangsa.

“Hanura merupakan melting pot atau rumah besar bagi anak bangsa yang ingin membangun negerinya, yang ingin membangun Indonesia melalui jalan politik,” tutur Ketua Tim Task Force DPP Hanura tersebut.

Pihaknya secara terbuka mempersilakan para insan politik, termasuk para mantan calon anggota legislatif yang belum berhasil pada pemilu sebelumnya, untuk bergabung dan berjuang bersama di bawah bendera Hanura untuk Pemilu 2029.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda