3. Contoh Detail Jawa Timur
- Pertalite: Rp10.000
- Pertamax SPBU: Rp16.250
- Pertamax Pertashop: Rp16.150
- Pertamax Turbo: Rp19.300
- Dexlite: Rp19.700
Faktor Penyesuaian Harga
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini didasarkan pada tiga faktor utama: perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat. Penurunan harga BBM non-subsidi kali ini dipengaruhi oleh tren pelemahan harga minyak global yang terjadi belakangan ini, serta nilai tukar rupiah yang cenderung stabil.
Untuk BBM bersubsidi, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak membebani masyarakat. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Tips Menghemat Pengeluaran BBM
Meskipun ada penyesuaian harga, ada beberapa cara untuk tetap berhemat dalam penggunaan BBM:
- Isi di Pertashop: Jika tersedia di dekat Anda, Pertashop biasanya menawarkan Pertamax dengan harga lebih murah Rp100 per liter dibandingkan SPBU.
- Gunakan Aplikasi MyPertamina: Seringkali ada promo, cashback, atau poin reward yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi biaya.
- Periksa Tekanan Ban Secara Berkala: Ban dengan tekanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga 3-5%.
- Hindari Jam Sibuk dan Kemacetan: Kondisi jalan macet dengan gaya berkendara stop-and-go dapat membuat konsumsi BBM jauh lebih boros.
Harga di atas berlaku mulai 1 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Pertamina dan Pemerintah. Untuk harga pasti di SPBU terdekat, konsumen dapat mengecek aplikasi MyPertamina.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.