Minggu, 23 Agustus 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Motor City Tayang Streaming Pekan Ini Usai Seret di Bioskop

Motor City pindah ke streaming setelah seret di bioskop
Motor City masuk streaming pada 25 Agustus setelah hasil box office yang rendah. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Motor City, thriller balas dendam yang dibintangi Alan Ritchson, bersiap mencari penonton baru lewat streaming pekan ini setelah perjalanan yang lesu di bioskop. Film garapan Potsy Ponciroli itu mulai masuk layanan premium video on demand pada Selasa, 25 Agustus, menurut daftar baru di Prime Video.

Langkah ini datang setelah Motor City dibuka di bioskop pada 24 Juli dan gagal mengangkat pendapatan box office. Di Amerika Utara, film itu hanya meraih US$1,6 juta dari 1.600 bioskop pada akhir pekan pembuka 24-26 Juli, lalu berhenti di angka US$2,7 juta secara domestik.

Pendapatan internasionalnya nyaris US$243.000, sehingga total globalnya menjadi US$2.743 juta, jauh dari biaya produksinya yang sebesar US$30 juta sebelum biaya pemasaran, menurut Deadline.

Motor City, Alan Ritchson, dan cerita Detroit 1970-an

Di film ini, Ritchson berperan sebagai John Miller, buruh pabrik di Detroit pada era 1970-an. Karakternya dijebak membawa koper berisi narkoba setelah jatuh hati pada Sophie, mantan kekasih Reynolds yang dimainkan Ben Foster. Reynolds digambarkan sebagai bos kriminal berpengaruh.

Setelah bertahun-tahun mendekam di penjara, Miller kabur dan memburu Reynolds serta orang-orang yang memasukkannya ke balik jeruji. Ceritanya bergerak sebagai thriller balas dendam, dengan pendekatan yang cukup berani karena nyaris tanpa dialog. Rotten Tomatoes memberi catatan positif pada pilihan itu, meski respons penonton di bioskop tidak sejalan.

Kenapa Motor City pindah ke streaming

Pergeseran ke PVOD biasanya memberi kesempatan kedua bagi film yang belum menemukan pasar di layar lebar. Bagi Motor City, momentum itu datang cepat. Di Prime Video, film ini bisa dibeli seharga US$24,99 atau disewa US$19,99 untuk durasi 48 jam. Filmnya juga tersedia di Apple TV, Fandango at Home, dan YouTube Movies.

Ini penting bagi penonton yang menunggu rilisan rumahan untuk menonton film yang sempat luput saat tayang di bioskop. Model seperti ini juga memperlihatkan bagaimana studio mencoba menutup jarak antara rilis layar lebar dan konsumsi digital. Singkatnya, film yang tak meledak di bioskop masih punya jalan lain untuk ditemukan.

Dari sisi industri, harga sewa dan beli itu jadi penanda strategi distribusi film kelas menengah yang mengandalkan nama besar pemeran, bukan sekadar skala promosi. Dalam kasus Motor City, keberadaan Alan Ritchson, Shailene Woodley, dan Ben Foster membantu film ini tetap punya daya jual saat pindah ke platform digital, meski hasil box office-nya dingin.

Kutipan sang sutradara dan jajaran pemain

Dalam pernyataannya saat akuisisi distribusi oleh RLJE Films pada Oktober 2025, Ponciroli berkata, “We shot Motor City to be immersive, every frame, every sound, designed for a theater. It’s a love letter to Detroit, to 70s cinema, and to the kind of filmmaking you can feel. It’s the kind of movie that makes you happy that theaters still exist.”

Motor City juga dibintangi Pablo Schreiber, Lionel Boyce, Amar Chadha-Patel, dan Ben McKenzie. Film ini berlabel R, dan kini giliran layanan digital yang mencoba mengubah nasibnya setelah bioskop tidak memberi dorongan yang diharapkan. Deadline mencatat total pendapatan dunia film ini mencapai 2.743 juta dolar.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 23 Agustus 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir