JAKARTA — motor listrik nasional kini masuk tahap yang lebih jelas. Pemerintah mulai merinci empat kriteria yang wajib dipenuhi manufaktur dan pabrikan yang ingin berpartisipasi dalam proyek Motor Listrik Nasional atau Molinas, termasuk target Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN, penguasaan komponen utama, desain di dalam negeri, serta harga yang terjangkau.
Aturan itu dipaparkan Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman, dalam diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Ia menegaskan, syarat tersebut disusun agar pengembangan Molinas tidak berhenti pada aktivitas perakitan semata.
Motor listrik nasional tak berhenti di perakitan
Atong menempatkan arah kebijakan ini sebagai upaya memberi nilai tambah bagi industri dalam negeri. Pemerintah, kata dia, ingin Molinas tumbuh sebagai produk yang benar-benar punya jejak produksi lokal, bukan sekadar rangkaian komponen yang disusun di Indonesia lalu bergantung pada desain luar negeri.
"Nah, di dalam pertanyaan, kami juga ditanya kriteria. Saya ulangi kembali. Nanti di 2028 harapannya TKDN-nya 60 persen. Ini roadmap dari Kemenperin," ujar Atong dalam pemaparan diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Pernyataan itu sekaligus memberi gambaran bahwa proyek ini punya jalur bertahap. Pada tahap awal, setiap produk Molinas diwajibkan memenuhi TKDN minimal 40 persen. Angka itu lalu dinaikkan secara bertahap sampai 60 persen pada 2028.
TKDN motor listrik nasional naik bertahap sampai 2028
Atong menyebut sudah ada roadmap yang disusun Kementerian Perindustrian. Ia juga menyampaikan adanya komitmen dari 10 mitra untuk memenuhi 60 persen TKDN pada 2028. Dari sisi kebijakan industri, ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memastikan proyek motor listrik nasional berjalan mengikuti peta jalan yang terukur.
"Jadi sudah ada roadmap yang dibuat oleh Kemenperin, dan dirasakanlah di dalam Molinas. Kemarin ini ada komitmen bahwa 10 mitra itu akan memenuhi 60 persen TKDN di tahun 2028. Nah, ini kan angin segar juga," tambahnya.
Di tahap berikutnya, pemerintah juga menekan syarat penguasaan komponen utama. Molinas tidak boleh hanya mengandalkan perakitan sederhana. Pabrikan harus menguasai beberapa bagian penting sekaligus mengembangkan desain secara mandiri di dalam negeri.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.