Senin, 24 Agustus 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

DPR sebut tragedi Sade momentum perkuat cegah kebakaran kampung adat

Sisa reruntuhan rumah adat Sade setelah kebakaran melanda Desa Rembitan Lombok Tengah
Sisa puing-puing kebakaran Kampung Adat Sade, Rembitan, Lombok Tengah, yang menghanguskan 120 bangunan bersejarah berusia 600 tahun (. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Kebakaran di Kampung Adat Sade harus diubah menjadi momentum untuk memperkuat sistem pencegahan dan mitigasi bencana, terutama di kawasan permukiman tradisional dan destinasi wisata budaya. Anggota Komisi XIII DPR RI Saadiah Uluputty menekankan pentingnya evaluasi mendalam agar tragedi serupa tidak terulang di lokasi adat lainnya.

“Kita berduka untuk Sade, tetapi dari duka ini harus lahir evaluasi dan pembenahan. Jangan sampai kejadian serupa terulang di kawasan adat lainnya,” ujar Saadiah di Jakarta, Senin (25/8/2026).

Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (22/8/2026) malam menghanguskan sedikitnya 120 bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, bambu, dan beratap ilalang. Meski tidak ada korban jiwa, insiden tersebut meninggalkan kerugian material besar dan merusak warisan budaya berusia sekitar 600 tahun.

Penguatan Sistem Pencegahan

Saadiah mengusulkan penguatan sistem pencegahan dan mitigasi melalui beberapa langkah konkret. Pertama, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat lokal terhadap risiko kebakaran. Kedua, melakukan pemetaan risiko menyeluruh di kawasan adat.

Ketiga, menyediakan sarana dan infrastruktur penanganan kebakaran yang memadai. Keempat, memastikan koordinasi efektif antara pemerintah, pengelola destinasi wisata, masyarakat adat, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Langkah pencegahan itu penting untuk dua hal sekaligus: melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga keberadaan kawasan adat beserta warisan budaya yang menjadi daya tarik wisata,” jelasnya.

Sejauh ini, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim Inafis (Identifikasi, Narkotika, dan Forensik) untuk mengumpulkan barang bukti dan mendokumentasikan lokasi. Mereka juga meminta keterangan saksi dan warga terdampak. Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Tuntutan Penyelidikan Transparan

Saadiah meminta penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis bukti. Apakah kebakaran dipicu oleh faktor kelistrikan, kelalaian, atau penyebab lain, semuanya harus dibuktikan melalui pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan laboratorium forensik jika diperlukan.

“Kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan. Masyarakat berhak mengetahui kebenarannya,” tegasnya.

Saat berkunjung langsung ke lokasi, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati telah meninjau area terdampak dan menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta serta 100 paket sembako kepada warga. Sari juga berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan dapat dilakukan segera, sambil menegaskan bahwa pemulihan kawasan adat ini menjadi perhatian khusus DPR.

Lebih dari Sekadar Bangunan

Saadiah mengingatkan bahwa Sade bukan sekadar kumpulan rumah warga. Desa adat tersebut adalah bagian integral dari identitas, sejarah, dan warisan budaya masyarakat Sasak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Yang terbakar bukan hanya bangunan. Ada rumah, ada kenangan, ada sejarah, ada warisan budaya. Karena itu, negara harus hadir,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menetapkan rencana rekonstruksi 129 rumah yang terbakar. Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyatakan pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi, dan saat ini petugas gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran.

Saadiah menekankan bahwa penanganan kebakaran tidak boleh berhenti pada pemulihan fisik pascabencana. “Pemulihan harus memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat serta kelestarian nilai adat dan budaya Sade. Negara perlu hadir tidak hanya dalam pembangunan kembali rumah, tetapi juga dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan kehidupan sosial budaya mereka,” katanya.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 24 Agustus 2026: Cara Cek NIK KTP Online