Senin, 24 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Grand Prix Belanda di Zandvoort Dimulai, Ferrari Ragu Ban

Grand Prix Belanda di Zandvoort saat lintasan lembap
Grand Prix Belanda di Zandvoort dimulai dengan kondisi lintasan yang masih lembap. (Ilustrasi: AI)

Zandvoort dan tantangan menyalip

Zandvoort punya reputasi sebagai sirkuit yang sempit dan sulit untuk aksi salip-menyalip. Karena itu, performa mobil di awal balapan sering punya dampak besar terhadap hasil akhir. Sekali terjebak di belakang lawan, ruang untuk membalas tidak banyak.

Di momen seperti ini, start bersih, pilihan ban yang tepat, dan pembacaan cuaca jadi satu paket. Itulah alasan komentar singkat Vasseur terasa penting: Ferrari belum bicara soal kemenangan, tetapi soal bertahan di jalur strategi yang tepat sejak awal.

Updates yang dikutip The Guardian menunjukkan fokus utama race kali ini memang belum bergeser jauh dari satu pertanyaan sederhana: apakah lintasan sudah cukup kering untuk slick, atau tim harus menahan diri dengan inter di lap-lap pembuka. Jawaban itu biasanya datang cepat. Dan di Zandvoort, jawaban yang salah sering mahal.

Balapan perpisahan di Zandvoort pun langsung diberi lapisan drama dari cuaca, bukan dari podium. Semua mata tertuju ke grid, dan pilihan ban pertama akan jadi petunjuk awal siapa yang paling siap membaca keadaan. Ferrari ikut menunggu, bersama tim lain yang harus mengambil keputusan sebelum situasi berubah lagi.

“It will be barely wet, it will be barely damp so we will have to choose between the slick and the inter,” kata Vasseur kepada Sky Sports.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda