Minggu, 23 Agustus 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

FIFA Hukum Leandro Paredes 10 Laga Usai Keributan Final Piala Dunia

Leandro Paredes saat membela Argentina di lapangan hijau
Leandro Paredes dijatuhi sanksi larangan bermain dalam 10 pertandingan oleh FIFA akibat insiden keributan di final Piala Dunia. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada gelandang Argentina, Leandro Paredes, berupa larangan bermain dalam 10 pertandingan. Keputusan disipliner ini diambil menyusul insiden keributan yang terjadi pasca-laga final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol pada Juli lalu di New York/New Jersey.

Pokok Peristiwa

Dalam laporan yang dihimpun dari berbagai sumber internasional, termasuk Sky Sports dan The Guardian, Paredes terlihat terlibat dalam konfrontasi fisik yang melibatkan pemain Spanyol. Gelandang tersebut kedapatan mencekik Eric Garcia dan mendorong pemain cadangan Spanyol, Gavi, hingga jatuh ke tanah. Aksi tersebut berujung pada kartu merah langsung bagi Paredes saat pertandingan berlangsung.

Tak hanya Paredes, rekan setimnya Nahuel Molina juga menerima hukuman larangan tujuh pertandingan karena mencoba menjatuhkan kapten Spanyol, Rodri. Sementara itu, Thiago Almada mendapatkan larangan satu pertandingan. Dari jajaran staf pelatih, Roberto Ayala terkena suspensi tiga pertandingan karena insiden percobaan pemukulan terhadap pemain Spanyol, Dani Olmo.

Di pihak lawan, FIFA juga menjatuhkan sanksi larangan satu pertandingan kepada Gavi atas keterlibatannya dalam kekacauan tersebut. Selain hukuman individu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menerima denda finansial yang signifikan.

Konteks

The Guardian mencatat AFA didenda sebesar 321.000 dolar AS terkait pengibaran spanduk bertuliskan ‘Las Malvinas son Argentinas’ usai kemenangan mereka melawan Inggris di babak semi-final. Penggunaan spanduk tersebut dianggap melanggar aturan FIFA mengenai isu sensitif dan politik.

Dampak dari sanksi ini sangat dirasakan oleh skuat Argentina. Selain larangan bermain bagi para pilar utama, AFA juga diwajibkan menjalani hukuman pengurangan kapasitas stadion hingga 50 persen untuk pertandingan kandang berikutnya. Sanksi ini pun mencakup pelanggaran terkait regulasi anti-diskriminasi suporter di sepanjang turnamen.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pemain profesional mengenai konsekuensi disipliner atas tindakan di luar koridor sportivitas di panggung internasional.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Bagi pembaca, ini menjadi gambaran betapa ketatnya regulasi FIFA dalam menjaga stabilitas turnamen, di mana setiap pelanggaran, baik di dalam lapangan maupun perilaku suporter di tribun, kini terpantau secara ketat dan berujung pada sanksi yang nyata bagi federasi bersangkutan.

Meski terdapat perbedaan laporan mengenai besaran denda individu—dengan The Guardian menyebut denda Paredes sebesar 90.000 dolar AS sementara sumber lain merujuk pada angka berbeda—fakta utama mengenai durasi larangan bermain 10 laga bagi sang gelandang tetap konsisten.

Hingga saat ini, pihak AFA belum mengeluarkan pernyataan resmi lebih lanjut terkait rencana banding atas rentetan sanksi tersebut.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda