Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Lewis Hamilton Bidik Gelar Juara Dunia F1 Bersama Ferrari

Lewis Hamilton mengincar gelar juara dunia F1 bersama tim barunya Ferrari
Berita F1. (Ilustrasi: AI)

SPIELBERG — Pembalap gaek Lewis Hamilton menegaskan bahwa pengalaman panjangnya akan menjadi senjata utama dalam upaya mengejar gelar juara dunia Formula 1 bersama tim barunya, Ferrari. Keberhasilan merebut kemenangan perdana bagi pabrikan Italia tersebut di Barcelona langsung menghidupkan asa juara sang pembalap. Kemenangan ini krusial. Hamilton membuktikan dirinya belum habis di usia kepala empat.

Hamilton kini memangkas jarak dari pemuncak klasemen sementara, Kimi Antonelli yang membela Mercedes, menjadi 41 poin. Hasil manis di Spanyol sekaligus menghentikan rekor dominasi Mercedes yang sebelumnya menyapu bersih enam kemenangan beruntun di awal musim. Peta persaingan jet darat kini resmi terbuka lebar.

Menjelang seri GP Austria akhir pekan ini, Hamilton tidak ingin jemawa meski publik mulai membicarakan peluangnya meraih gelar juara dunia kedelapan yang bersejarah. Pembalap asal Inggris tersebut memilih untuk tetap membumi dan fokus pada performa balapan demi balapan. Mentalitas juara miliknya berbicara.

“Mengenai kejuaraan dunia, saya tidak ingin terlalu terganggu. Saya pernah berada di posisi ini sebelumnya, saya tahu apa yang harus saya lakukan,” ujar Hamilton tenang kepada Sky Sports.

Suntikan Mesin Baru Ferrari di GP Austria

Ferrari membawa amunisi baru ke Sirkuit Red Bull Ring demi memangkas jarak performa dari Mercedes dan Red Bull. Tim berlogo kuda jingkrak ini memperkenalkan pembaruan mesin pertama mereka untuk musim ini. Upgrade fokus pada efisiensi pemulihan energi (ERS) dan ketahanan temperatur tinggi.

Hamilton menyambut positif langkah agresif timnya. Ia menilai setiap peningkatan kecil sangat krusial jika ingin meruntuhkan dominasi mantan timnya, Mercedes, yang masih menjadi tolok ukur utama di grid saat ini. Mercedes terkenal sangat efisien dalam manajemen ban di sirkuit dengan karakter stop-and-go seperti Spielberg.

“Akhir pekan ini kami memiliki mesin baru. Ini sebuah langkah maju, belum menutup seluruh celah yang ada, tapi ini satu langkah ke depan. Saya sangat bangga dan berterima kasih atas kerja keras tim,” tutur pembalap berusia 41 tahun tersebut.

Meski demikian, Hamilton realistis bahwa Mercedes masih berada di depan. Jet darat W16 milik tim panah perak dinilai sangat kompetitif dan konsisten di berbagai karakter sirkuit sepanjang musim ini berjalan. Ferrari butuh keajaiban taktis untuk bisa mengimbangi kecepatan murni mereka di sektor kedua Red Bull Ring yang mengalir cepat.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda