Rabu, 26 Agustus 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Gugatan BBC atas Trump Terhambat oleh Batas Jurisdiksi VPN

Gugatan BBC soal VPN dan yurisdiksi Florida di pengadilan
BBC menilai 34 putaran tayang lewat VPN tidak cukup untuk menyeretnya ke pengadilan Florida. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — gugatan BBC atas Donald Trump senilai $10 billion kini masuk ke soal yang sangat teknis: apakah 34 putaran tayang di Florida yang dipicu VPN cukup untuk menyeret broadcaster Inggris itu ke pengadilan setempat. BBC pada Senin mengajukan mosi untuk menolak amended complaint Trump di pengadilan federal Florida.

Kalau hakim mengabulkan argumen Trump, dampaknya bisa jauh melampaui kasus ini. Perusahaan media asing, layanan streaming, sampai platform online berisiko ditarik ke pengadilan negara bagian hanya karena sebagian kecil pengguna berhasil menembus geo-blocking.

gugatan BBC dan sengketa yurisdiksi Florida

BBC menegaskan program dokumenter soal kampanye pemilihan ulang Trump pada 2024 tidak pernah disiarkan atau dilisensikan di Amerika Serikat. Itu titik awal pertahanannya. Masalahnya, tim hukum Trump tetap menyatakan pengadilan Florida berwenang karena dokumenter itu disebut diputar 34 kali di negara bagian itu.

BBC membalas bahwa 34 dugaan play-starts itu berasal dari hanya 10 pengguna yang memakai VPN untuk melewati pembatasan wilayah. Dalam berkas pengadilan, BBC menyebut tindakan sepihak pihak ketiga tidak bisa memenuhi syarat kontak dengan forum state. Ia juga menegaskan tak ada pengadilan yang pernah menetapkan yurisdiksi hanya karena pengguna memaksa melewati batas geografis lewat VPN.

Singkat. Tapi besar.

Kenapa VPN jadi inti perkara

BBC memakai layanan keamanan pihak ketiga seperti GeoGuard untuk memeriksa secara teknis dan memblokir pengguna yang memakai VPN atau proxy server. Di Terms of Use, BBC juga melarang pengelakan batas wilayah. Dari sudut pandang perusahaan, ini penting karena mereka sudah memasang pagar digital, lalu justru digugat di tempat yang tidak pernah menjadi pasar resmi tayangan itu.

BBC menilai 34 stream di Florida itu hanya 0.006% dari 570,000 successful requests untuk dokumenter tersebut. Angka itu dipakai untuk menunjukkan seberapa kecil jejak Florida dibanding seluruh akses yang berhasil.

Tapi di pengadilan, perdebatan soal proporsi bisa kalah oleh satu pertanyaan yang lebih tajam: apakah pelanggaran oleh pengguna otomatis bisa jadi dasar yurisdiksi bagi penyedia konten asing?

Dampaknya ke industri streaming dan pengguna VPN

Ini bukan sekadar urusan BBC. Jika argumen Trump menang, standar baru bisa tercipta untuk internet lintas batas. Layanan berita, platform streaming, dan perusahaan asing lain berpotensi dipaksa menutup akses internasional atau menghabiskan biaya besar untuk geo-blocking yang lebih keras demi menghindari gugatan miliaran dolar di wilayah yang tak pernah mereka incar.

Bagi industri teknologi, konsekuensinya terasa langsung. VPN yang selama ini dipakai sebagian orang untuk privasi atau akses konten luar negeri bisa ikut terseret ke perdebatan hukum.

Bukan karena teknologinya ilegal, melainkan karena pengadilan bisa menafsirkan bypass terhadap geo-block sebagai kontak bisnis yang cukup untuk membuka pintu yurisdiksi. BBC menyebut kemungkinan itu punya “massive implications” bagi perusahaan asing yang punya kehadiran online.

Di sisi lain, tim Trump tetap melaju. Menurut laporan TheWrap, presiden menuntut $5 billion untuk defamasi dan $5 billion lagi di bawah Florida’s Deceptive and Unfair Trade Practices Act.

BBC sendiri sudah meminta maaf atas edit dokumenter yang memotong dan menggabungkan pernyataan Trump soal 6 Januari 2021, lalu menarik tayangan itu dari platform streaming-nya. Namun, permintaan maaf itu belum menghentikan perkara.

Hakim belum memutuskan mosi untuk menolak gugatan tersebut. Jika pengadilan Florida tidak menerima argumen VPN BBC, perkara ini dijadwalkan masuk sidang dua minggu pada Februari 2027. Satu angka yang paling jadi kunci masih sama: 34 putaran tayang.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 26 Agustus 2026: Klaim Pack & Coins Gratis