Ia menambahkan, “Our new Time Limit commitments, Night Mode features, and usage limits during school hours set the right path forward for our whole industry, but this framework will only work if all our peers join us.”
Mengapa Meta menahan sebagian uangnya
Langkah itu punya logika tawar-menawar yang jelas. Meta ingin menunjukkan bahwa masalah keamanan remaja tidak bisa dipikul sendiri oleh satu perusahaan. “Because teens move fluidly across dozens of apps, we need an industry-wide solution,” kata Mahoney. Ia juga mendesak TikTok dan YouTube untuk mengadopsi kerangka yang sama “right away”.
Fortune melaporkan bahwa TikTok dan YouTube tidak memberi komentar atas ajakan Meta tersebut. Dari sudut pandang perusahaan, diamnya dua rival itu membuat pesan Meta belum mendapat jawaban langsung.
Dari sudut pandang publik, justru di situ letak pertaruhan terbesarnya: apakah standar baru untuk akun remaja akan berhenti di Facebook dan Instagram, atau merembet ke platform lain yang sehari-hari juga dipakai anak muda.
Meta sendiri tak hanya bermain di ruang sidang. Sejak November, perusahaan menjalankan lebih dari 3.500 iklan televisi nasional tanpa opsi lewati di CNN, Fox, dan ABC untuk mempromosikan Instagram Teen Accounts, menurut Fortune.
Satu iklan saja disebut menghabiskan hampir $700,000 dan menghasilkan 6.5 juta impressions. Kampanye itu berhenti pada Januari lalu lalu dimulai lagi saat pemilihan juri untuk sidang Oakland yang melahirkan settlement ini.
Dampaknya ke industri media sosial
Buat industri media sosial, pesan dari settlement Meta cukup keras. Jika satu platform besar berhasil mendorong batas waktu harian, night mode, dan age assurance jadi kerangka bersama, tekanan regulasi bisa bergeser dari kasus per kasus menjadi aturan yang lebih seragam. Itu berarti perusahaan lain tak lagi bisa menganggap isu keselamatan remaja sebagai persoalan internal masing-masing.
Jess Nall, litigator di Withers yang sudah 25 tahun membela perusahaan teknologi dan pendirinya, mengatakan ada sesuatu yang tidak lazim dari struktur ini. “There’s definitely nothing really about this that’s all that normal,” kata Nall kepada Fortune.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.