Jumat, 4 September 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Mentorship Karier Tak Harus Formal, Begini Cara Belajarnya

Ilustrasi mentorship karier lewat obrolan kerja informal
Mentorship karier tidak selalu harus lewat hubungan formal satu lawan satu. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Mentorship karier tak selalu datang dari satu orang yang Anda minta secara formal. IEEE Spectrum menulis bahwa hubungan seperti itu justru sering terasa canggung, sementara banyak orang bisa belajar jauh lebih banyak dari mentor informal yang ditemui di sekitar tempat kerja.

Artikel yang dikutip dari newsletter karier IEEE Spectrum itu menyoroti cara belajar dari orang lain tanpa harus membuka percakapan yang berat seperti, “Will you be my mentor?” Alih-alih menunggu satu sosok yang mau membimbing secara penuh, penulisnya mendorong pembaca untuk mengumpulkan pengetahuan dari banyak orang, lalu memakainya untuk perkembangan karier.

Mentorship karier tidak harus dimulai dari formalitas

Inti gagasan artikel ini sederhana. Meminta seseorang menjadi mentor memang tidak mudah, karena yang diminta bukan sekadar obrolan sesekali, melainkan komitmen waktu tanpa bayaran untuk jangka yang tidak jelas. Wajar kalau sebagian orang ragu menjawab ya.

Di titik itu, IEEE Spectrum menawarkan pendekatan yang lebih ringan. Penulisnya mengaku tidak pernah secara formal meminta siapa pun menjadi mentor, tetapi tetap punya puluhan mentor tak resmi. Dari sini, mentorship karier dipahami sebagai jaringan belajar, bukan kontrak bimbingan yang kaku.

Pendekatan seperti ini terasa dekat dengan dunia kerja teknologi, tempat orang sering bertumbuh lewat observasi, diskusi singkat, dan kebiasaan meniru praktik yang terbukti efektif. Bagi banyak pekerja muda, model ini juga lebih realistis karena tidak menuntut hubungan yang besar di awal. Cukup mulai dari rasa ingin tahu.

Cara meniru yang baik tanpa kehilangan arah

Salah satu metode yang dibahas IEEE Spectrum adalah apa yang mereka sebut The Copy-Paste Method. Caranya bukan menyalin mentah-mentah, melainkan mengamati cara orang yang dihormati bekerja lalu mengambil bagian yang berguna untuk diterapkan sendiri.

Penulis artikel bercerita bahwa ia membaca buku atau blog dari engineer yang disukai, lalu langsung mencoba ide-ide mereka dalam pekerjaan. Ia juga belajar dari rekan kerja yang sangat berbakat dengan memperhatikan cara mereka memecahkan masalah, membaca, berkomunikasi dalam rapat, sampai memahami apa yang mereka tahu dan dirinya belum tahu.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 3 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis