Céline Dion mendarat di Paris, Prancis, untuk menyiapkan 16 konser yang akan menandai kembalinya dia ke panggung setelah lebih dari enam tahun vakum. Penyanyi asal Kanada itu tiba dengan penerbangan pribadi dari Las Vegas dan langsung disambut hangat para penggemar di Hotel Royal Monceau.
Kembalinya Dion terasa besar. Bukan cuma karena ia lama absen, tetapi juga karena publik sempat mengikuti perjuangannya melawan gangguan neurologis langka yang memaksanya menarik diri dari tur dunia. Kini, kemunculannya lagi di Prancis memicu antrean perhatian global dan lonjakan minat tiket. Banyak penggemar ingin memastikan sendiri kondisi sang diva.
Disambut hangat dan tampil lebih rileks
Di depan hotel, Dion sempat menyapa media dengan kalimat singkat yang langsung menyentuh hati para penggemar. Ia mengatakan merasa didukung sejak hari pertama dan menyebut Prancis sebagai rumah keduanya. Ucapan itu terasa personal. Tidak dibuat-buat.
Seorang penggemar, Redha Seggar, yang datang untuk melihat idolanya, menilai Dion terlihat sehat, santai, dan tidak tegang. Kesan serupa juga muncul dari banyak penggemar lain yang memadati area sekitar hotel. Mereka melihat sosok yang kembali bersinar setelah masa panjang yang berat.
Perjalanan panjang dari sakit ke panggung
Nama Céline Dion memang tak lepas dari kabar soal kondisinya. Dalam wawancara sebelumnya, ia mengakui masih hidup berdampingan dengan stiff person syndrome, kondisi autoimun langka yang memengaruhi gerak tubuh dan kemampuan bernyanyi. Ia juga pernah mengatakan belum “mengalahkan” penyakit itu dan masih berharap ada terobosan ilmiah yang bisa membantunya sembuh.
Dukungan keluarga menjadi penopang utama. Dion menyebut anak-anaknya, René-Charles, Nelson, dan Eddy, memberi kekuatan besar dalam masa sulit ini. Ia juga menegaskan dirinya bersyukur punya akses ke dokter dan perawatan yang baik, sesuatu yang tidak dimiliki semua penderita SPS. Kalimatnya sederhana, tapi berat maknanya.
Paris menunggu 12 September
Rangkaian konser itu dijadwalkan dimulai pada 12 September di Plenitude Arena, Nanterre. Pertunjukan ini diperkirakan akan menarik lebih dari 30.000 penonton. Setelah penampilan memukau di upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024, nama Dion memang kembali berada di pusat perhatian publik, dan Paris tampak siap menyambutnya lagi.
Bagi banyak penggemar, konser ini bukan sekadar panggung comeback. Ini ujian fisik, emosional, dan simbol kemenangan kecil setelah masa jeda yang panjang. Dion sendiri sudah memberi sinyal paling kuat lewat kata-katanya di Paris: “Saya merasa didukung sejak hari pertama.”

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.