Carlos Tevez bersiap menggelar laga perpisahan di La Bombonera, Buenos Aires, pada Desember 2026. Yang bikin acara ini lain dari biasanya: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo masuk daftar undangan dan bahkan disebut sudah sama-sama menyatakan siap bermain di tim yang sama.
Kabar itu mengemuka setelah Tevez mendapat restu langsung dari Presiden Boca Juniors Juan Román Riquelme untuk memakai stadion kebanggaan Boca sebagai panggung pamungkas kariernya. Untuk Tevez, ini bukan sekadar seremoni. Ini soal penutupan yang selama ini belum ia dapatkan secara layak di depan publik Boca.
Restu Riquelme dan panggung terakhir Tevez
Tevez, yang akrab disapa El Apache, disebut menghubungi Riquelme secara personal untuk meminta izin memakai La Bombonera. Jawaban sang presiden klub singkat, tapi tegas: “La Bombonera adalah rumahmu.” Kalimat itu langsung membuka jalan bagi laga penghormatan yang diproyeksikan berlangsung megah, meski tidak memperebutkan gelar atau poin apa pun.
Rencana ini juga punya bobot emosional yang besar. Tevez sudah memainkan laga profesional terakhirnya pada Mei 2021 dan resmi pensiun setahun kemudian, namun ia belum pernah benar-benar berpamitan di hadapan ribuan pendukung fanatik Boca Juniors. Stadion itu, bagi banyak orang Argentina, bukan sekadar tempat bermain. Bagi Tevez, itu rumah yang lama ditinggalkan.
Misi mempertemukan Messi dan Ronaldo
Yang paling menyedot perhatian datang dari daftar tamu. Tevez menyebut dirinya telah menghubungi Cristiano Ronaldo, lalu meminta agar Ronaldo dan Messi bisa berada dalam satu tim di laga perpisahannya. Dalam wawancara dengan media Argentina pada 7 September, Tevez mengatakan keduanya sudah sepakat untuk ambil bagian.
“Saya selalu bermimpi melihat Ronaldo dan Messi bermain bersama dalam satu tim,” begitu inti permintaan Tevez kepada Ronaldo, menurut pernyataannya. Ia mengaku tidak sulit meyakinkan Messi. Keduanya, kata Tevez, sudah memberi persetujuan. Jika benar terwujud, ini akan jadi momen pertama dan terakhir publik melihat dua ikon sepak bola dunia berdiri di sisi yang sama.
Sejumlah laporan media Argentina juga menyebut tanggal yang dibidik adalah 19 Desember, sementara sumber lain menyebut dua opsi di pertengahan dan akhir bulan itu masih dipertimbangkan. Kepastian akhir masih menunggu penyesuaian jadwal Boca Juniors di penghujung musim. Jadi, bentuk acaranya sudah terlihat. Detail finalnya belum.
Warisan karier dan magnet emosional Boca
Reputasi Tevez sebagai pemain besar membuat laga ini jauh melampaui seremoni biasa. Nama besarnya sudah lama melekat di Boca, juga di panggung internasional. Ia pernah membela Corinthians, lalu meniti karier di Inggris bersama West Ham United, Manchester United, dan Manchester City, sebelum bermain untuk Juventus dan kembali ke klub kampung halamannya. Ia juga mencatat 75 penampilan untuk tim nasional Argentina dan meraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena.
Kalau jadi digelar pada Desember nanti, La Bombonera akan menampung lebih dari nostalgia. Akan ada reuni, emosi, dan kemungkinan satu adegan yang selama ini cuma hidup di kepala penggemar sepak bola: Messi dan Ronaldo satu seragam. Tevez sendiri tampak tidak sabar. “Biarkan dunia melihat Ronaldo dan Messi dalam satu tim,” ujarnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.