Langkah ini penting karena Target tidak lagi menjual kecantikan hanya sebagai rak produk biasa. Mereka sedang membangun pengalaman belanja yang punya kurasi, narasi, dan jalur penemuan produk yang lebih dekat dengan perilaku audiens kreator.
Bagi industri ritel, model seperti ini menggabungkan inspirasi konten dan transaksi dalam satu ruang yang sama. Bagi konsumen, proses memilih produk bisa jadi lebih sederhana, apalagi saat pilihan makin banyak dan kategori kecantikan terus melebar.
Creator program Target juga dipindah ke LTK
Pergeseran Target ke LTK tidak berhenti di ruang pamer. Awal tahun ini, Target mengumumkan bahwa program influencer mereka berpindah ke LTK. Dua program yang kemudian diluncurkan adalah Target Ambassadors dan Club Target.
Target Ambassadors, yang didukung LTK, memungkinkan kreator bekerja langsung dengan Target di dalam aplikasi LTK. Target menyebut para kreator di program ini mendapat akses ke infrastruktur creator commerce milik LTK untuk mengelola dan memperluas kemitraan. Keuntungannya mencakup akses brand yang lebih dalam dan tingkat komisi yang lebih tinggi.
Sementara itu, Club Target ditujukan untuk kreator sehari-hari. Program ini menawarkan tantangan mingguan dan skema multi-level, termasuk peluang mendapat gift card Target dan komisi. Bagi Target, dua jalur ini memberi struktur yang berbeda: satu untuk kreator yang lebih mapan, satu lagi untuk mereka yang baru masuk ke ekosistem.
LTK Con sendiri menjadi panggung yang pas untuk memperkenalkan strategi itu. Di sana, brand, platform, dan kreator bertemu dalam satu ruangan. Dan Target memilih momen itu untuk menunjukkan seperti apa wajah baru kecantikan mereka ketika pelanggan mulai masuk ke 600 toko yang sudah disiapkan.
Target menegaskan bahwa pengalaman belanja di Target Beauty Studio akan resmi dibuka pada 10 September, saat pelanggan mulai melihat versi final dari konsep yang sudah lebih dulu dicicipi para kreator di LTK Con.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.