Sabtu, 12 September 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Singapura Peringkat 17 Dunia Pengguna OnlyFans Terboros

Aplikasi OnlyFans di layar smartphone menampilkan antarmuka berlangganan konten eksklusif premium
Pengguna OnlyFans di Singapura termasuk yang terboros di Asia dengan pengeluaran US$18,8 juta per tahun. (Ilustrasi: AI)

Singapura kini punya catatan unik dalam peta ekonomi digital dunia. Bukan soal investasi teknologi atau perbankan, melainkan besaran uang yang digelontorkan warganya untuk mengakses konten eksklusif di OnlyFans. Negara yang dikenal paling tajir di Asia ini sukses menembus daftar 20 besar pengguna dengan pengeluaran paling boros secara global.

Data terbaru menempatkan Singapura di peringkat ke-17 dunia. Angka rata-rata pengeluaran warga di platform tersebut mencapai US$18,8 juta atau setara dengan ratusan miliar rupiah per tahun. Jumlah yang fantastis. Apalagi jika melihat skala populasinya yang hanya dihuni oleh 5,7 juta orang.

Daya Beli Tinggi di Balik Angka Langganan

Peringkat ini memang cukup mencengangkan. Bandingkan dengan negara-negara besar dengan jumlah penduduk ratusan juta. Singapura jelas menonjol jika tolok ukurnya adalah pengeluaran per kapita orang dewasa. Posisi ke-17 ini membuat Singapura berada di atas banyak negara maju di Eropa maupun Asia.

Dominasi pasar masih dipegang Amerika Serikat dan Inggris, tapi untuk ukuran negara kota, capaian Singapura jelas sebuah anomali statistik yang menarik perhatian.

Tingginya angka pengeluaran ini tak lepas dari daya beli warga yang memang di atas rata-rata kawasan. Singapura memegang rekor GDP per kapita tertinggi di Asia Tenggara. Ekonomi mereka stabil.

Masyarakatnya terbiasa dengan model langganan, baik itu untuk layanan streaming musik, film, hingga konten kreatif eksklusif. Transaksi digital bukan hal asing bagi profesional muda di sana. Uang berputar cepat di sini.

Platform OnlyFans sendiri bukan sekadar situs berbagi foto. Sejak muncul tahun 2016, mereka mengubah cara kreator mencari cuan. Model bisnis berlangganan memungkinkan siapa saja—dari pelatih kebugaran, model, sampai seniman—menjual akses konten langsung ke penggemar.

Ada ikatan eksklusivitas di sana. Penggemar merasa punya kedekatan personal, lalu rela merogoh kocek lebih dalam untuk konten yang tidak tersedia di media sosial biasa.

Pergeseran Konsumsi Konten Digital

Munculnya data ini mengungkap pergeseran budaya konsumsi. Warga Singapura menunjukkan kecenderungan kuat untuk membayar demi mendapatkan privilese digital. Bagi mereka, kenyamanan mendapatkan konten premium jauh lebih berharga daripada harus mencari yang gratisan di internet. Angka US$18,8 juta itu mencerminkan kesiapan pasar yang sudah matang untuk model ekonomi kreator yang bersifat privat.

Banyak pengamat digital melihat tren ini sebagai bukti bahwa ekonomi berbasis langganan atau subscription economy telah mengakar kuat. Orang tidak lagi sekadar menjadi penonton pasif. Mereka adalah penyokong modal bagi kreator favorit mereka.

Perilaku ini didukung penuh oleh infrastruktur internet Singapura yang super cepat dan sistem pembayaran digital yang sangat praktis. Begitu sekali klik, transaksi beres.

Kini, publik tinggal menunggu apakah angka tersebut akan terus menanjak atau justru melandai. Seiring dengan semakin ketatnya pengawasan terhadap platform konten dewasa dan eksklusif di berbagai negara, posisi Singapura di daftar ini bisa jadi akan memicu diskusi baru soal regulasi.

Pemerintah Singapura sendiri sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai perilaku konsumsi digital warga negaranya yang masuk dalam jajaran paling loyal di platform tersebut.

Dinamika ini menegaskan satu hal. Warga Singapura bukan cuma piawai mengelola investasi saham atau properti, tapi juga sangat royal untuk konsumsi konten pribadi. Data ini menjadi cermin jujur tentang ke mana arah uang mengalir di balik layar ponsel pintar penduduk negeri Merlion tersebut.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 12 September 2026: Klaim Pack & Coins Gratis