Langit malam di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi oranye pekat saat api melahap sebuah gudang bengkel cat mobil pada Senin (14/10) dini hari. Suara gemeretak kayu dan logam yang terbakar memecah kesunyian sekitar pukul 00.13 WIB, memaksa warga sekitar terjaga dari tidurnya.
Seorang karyawan bengkel yang kebetulan masih berada di lokasi pertama kali menyadari ancaman tersebut. Ia melihat kobaran api sudah mulai menjalar di area gudang. Tanpa membuang waktu, ia segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Sektor Gunung Putri untuk meminta bantuan darurat. Kepanikan sempat terasa, namun ia berhasil menjaga ketenangan untuk memberikan informasi akurat kepada petugas.
Respons Cepat Petugas
Begitu laporan masuk, tim respons darurat dari Damkar Kabupaten Bogor langsung tancap gas menuju lokasi kejadian. Medan jalan yang cukup sepi di waktu dini hari membantu armada pemadam melaju lebih cepat menuju bengkel tersebut. Sesampainya di titik kebakaran, petugas tidak ingin gegabah.
Mereka langsung melakukan lokalisir area untuk memastikan api tidak melompat ke bangunan rumah warga atau bengkel lain di sekitarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa anak buahnya menerapkan metode cooling atau pendinginan intensif di titik-titik krusial. Strategi ini terbukti jitu. Api yang tadinya mengamuk hebat di dalam gudang perlahan mulai jinak setelah disemprot air secara terus-menerus oleh petugas.
Dua unit armada pemadam kebakaran dari Sektor Gunung Putri dikerahkan penuh untuk menuntaskan amukan si jago merah. Meski intensitas api cukup tinggi karena banyaknya material mudah terbakar seperti bahan kimia cat dan tiner di dalam gudang, tim di lapangan tetap sigap.
Butuh waktu sekitar satu jam 20 menit bagi petugas untuk benar-benar memastikan tidak ada lagi titik api yang berisiko muncul kembali.
Dugaan Penyebab Korsleting
Hasil penyelidikan awal di lapangan mengarah pada satu kesimpulan. Yudi Santosa mengungkapkan dugaan kuat bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di dalam area gudang. Percikan api yang muncul dari instalasi listrik diduga menyambar material cat dan bahan pendukung lainnya yang tersimpan di sana.
“Sumber api atau penyebab kebakaran memang korsleting listrik. Anggota sudah melakukan pendinginan hingga situasi akhir dinyatakan aman terkendali,” ujar Yudi saat memberikan keterangan mengenai proses pemadaman tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Mengingat waktu kejadian yang berlangsung saat dini hari, area bengkel memang tidak dalam kondisi penuh aktivitas seperti jam kerja normal. Sebagian besar karyawan sudah tidak berada di dalam lokasi saat api mulai membesar.
Meskipun kondisi di lokasi sudah dinyatakan aman, pihak pemadam kebakaran tetap mengingatkan masyarakat sekitar untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di gudang maupun rumah masing-masing. Kebakaran akibat korsleting listrik kerap kali terjadi karena kurangnya perawatan rutin pada kabel-kabel tua yang sudah lapuk atau penggunaan beban listrik yang berlebihan.
Kini, sisa-sisa bangunan gudang bengkel cat tersebut tampak hangus. Garis polisi mungkin akan dipasang di sekitar lokasi untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat guna memastikan penyebab teknis kebakaran secara mendetail. Pemilik bengkel pun kini harus menanggung kerugian materiil akibat rusaknya bangunan dan bahan baku yang ludes terbakar semalam.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.