JAKARTA, JOURNALARTA.COM — Harga bahan bakar minyak (BBM) dari penyedia swasta seperti Shell, Vivo, dan BP hari ini, Senin 21 September 2026, terpantau stabil tanpa perubahan baru. Angka-angka ini masih mengacu pada penyesuaian harga yang berlaku sejak awal September 2026, di mana terjadi kenaikan untuk jenis diesel serta bensin dengan oktan RON 95 dan RON 98.
Ketersediaan BBM Shell untuk jenis bensin seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih menjadi sorotan. Sejak Agustus 2026, jenis-jenis bensin tersebut belum dijual kembali akibat krisis stok, meninggalkan Shell V-Power Diesel sebagai satu-satunya produk yang tersedia di SPBU mereka.
Daftar Harga BBM Swasta di DKI Jakarta (21 September 2026)
Berikut adalah rincian harga BBM Shell, BP AKR, dan Vivo untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, yang dihimpun dari beberapa sumber terpercaya:
| SPBU | Jenis BBM | Harga per Liter | Catatan |
|---|---|---|---|
| SHELL | Shell Super RON 92 | Belum Dijual Kembali | Stok Kosong sejak Agustus |
| Shell V-Power RON 95 | Belum Dijual Kembali | ||
| Shell V-Power Nitro+ RON 98 | Belum Dijual Kembali | ||
| Shell V-Power Diesel CN 51 | Rp25.420 | Naik Rp3.510 dari Agustus | |
| BP AKR | BP 92 RON 92 | Rp16.130 | Tidak Berubah |
| BP Ultimate RON 95 | Rp19.330 | Naik Rp2.570 dari Agustus | |
| BP Ultimate Diesel CN 53 | Rp25.420 | Naik Rp3.510 dari Agustus | |
| VIVO | Revvo 92 RON 92 | Rp16.130 | Tidak Berubah |
| Revvo 95 RON 95 | Rp19.330 | Naik | |
| Diesel Primus Plus / Primus Diesel CN 51 | Rp25.420 | Naik |
Sebagai perbandingan, harga BBM dari Pertamina per 21 September 2026 adalah sebagai berikut: Pertalite Rp10.000 (subsidi), Pertamax RON 92 Rp15.950, Pertamax Green 95 Rp19.150, Pertamax Turbo RON 98 Rp19.600, Dexlite Rp23.700, dan Pertamina Dex Rp25.200. Dari sini, terlihat beberapa produk Pertamina menawarkan harga yang sedikit lebih rendah dibanding pesaing swasta.
Krisis Stok dan Rupiah yang Tertekan
Fenomena Shell yang hanya menjual V-Power Diesel dan keterbatasan operasional beberapa SPBU Vivo mengindikasikan adanya isu pasokan yang masih membelit penyedia BBM swasta. Beberapa faktor penyebab yang teridentifikasi antara lain kuota impor yang terbatas seiring kenaikan harga minyak global.
Selain itu, tekanan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp17.812 per dolar AS pada 20 September 2026 juga secara signifikan memengaruhi biaya impor BBM. Kondisi ini membuat operasional dan pengadaan stok, khususnya bensin, menjadi lebih mahal, sehingga beberapa perusahaan memilih untuk memfokuskan penjualan pada jenis diesel yang mungkin menawarkan margin keuntungan lebih baik.
Tips Memilih BBM Hari Ini
Bagi konsumen yang mencari pilihan BBM, perbandingan harga antara Pertamina dan penyedia swasta bisa menjadi pertimbangan utama. Untuk kendaraan dengan rekomendasi RON 92, Pertamax di angka Rp15.950 per liter masih lebih murah Rp180 dibandingkan BP 92 atau Vivo Revvo 92 yang seharga Rp16.130. Selain itu, jaringan SPBU Pertamina juga lebih luas dan mudah dijangkau.
Pengguna mobil dengan kompresi tinggi yang membutuhkan RON 95 dapat mempertimbangkan Pertamax Green 95 seharga Rp19.150, yang juga lebih hemat Rp180 dari BP Ultimate atau Vivo Revvo 95 (Rp19.330). Sementara itu, untuk bahan bakar diesel, Pertamina Dex seharga Rp25.200 lebih murah Rp220 dari semua jenis diesel swasta yang dibanderol Rp25.420.
Jika tetap memilih SPBU swasta, BP dan Vivo menawarkan harga yang serupa. Pertimbangan bisa beralih ke faktor lain seperti ketersediaan dan antrean yang lebih pendek di SPBU.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.