JAKARTA — Timnas India tengah berada dalam persimpangan jalan krusial terkait partisipasi mereka di FIFA ASEAN Cup 2026. Jadwal turnamen yang berbenturan dengan agenda uji coba bersejarah melawan Brasil memaksa Federasi Sepak Bola India (AIFF) untuk segera menentukan prioritas tim utama mereka.
India dijadwalkan mentas pada FIFA ASEAN Cup 2026 di Grup A Divisi 1 bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sesuai agenda, turnamen ini berlangsung 24 September hingga 4 Oktober 2026. Di sisi lain, laga persahabatan melawan Brasil sudah menanti di Stadion Salt Lake, Kolkata, pada 4 Oktober 2026. Duel ini menjadi sangat prestisius karena Brasil merupakan tim papan atas dunia.
Dilema semakin berat lantaran FIFA dikabarkan menolak permohonan India untuk menurunkan tim U-23 atau skuad lapis kedua di FIFA ASEAN Cup. Regulasi ini membuat AIFF terpaksa memilih antara dua ajang tersebut.
Laporan dari Khel Now menyebutkan bahwa AIFF bahkan tengah menggodok paket pendanaan besar untuk laga kontra Brasil, yakni senilai 60–70 crore rupee atau setara dengan Rp111,3 miliar hingga Rp129,9 miliar yang melibatkan sponsor serta dukungan Pemerintah Benggala Barat.
Pandangan Kontras soal Masa Depan Tim
Rencana penarikan diri dari turnamen tersebut menuai kritik tajam. Salah satu suara yang paling vokal datang dari legenda sepak bola India, Bhaichung Bhutia. Ia mendesak agar timnas India tetap tampil di kompetisi bentukan FIFA tersebut demi perkembangan jangka panjang pemain.
Bhutia menilai bahwa tiga hingga empat pertandingan kompetitif dalam turnamen akan memberikan dampak lebih nyata bagi kualitas skuad dibandingkan hanya melakoni satu laga uji coba. Selain faktor teknis, ia menyoroti aspek finansial dari hadiah kemenangan dan biaya partisipasi yang dinilai sangat menguntungkan bagi federasi.
Pertemuan Komite Eksekutif AIFF di New Delhi pada Kamis (6/8/2026) menjadi momen penentu. Meski sempat santer dikabarkan akan mundur, hasil pertemuan terbaru mengonfirmasi bahwa AIFF berupaya keras untuk menjaga partisipasi India di kedua agenda tersebut, meski tantangan logistik dan jadwal sangat padat.
Dampak ke Indonesia
Situasi ini tentu berpengaruh langsung pada dinamika Grup A. Bagi Indonesia, kehadiran India sebagai salah satu kontestan merupakan parameter kekuatan di Asia Tenggara. Jika India benar-benar menarik diri, peta persaingan grup yang dihuni skuad Garuda akan berubah drastis secara teknis dan strategi.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai pembatalan. Kepastian India di ajang tersebut akan sangat bergantung pada bagaimana AIFF menyeimbangkan ambisi menyambut Brasil dengan kewajiban turnamen internasional FIFA.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.