Kepulan asap pekat mendadak membumbung dari lantai dua Gedung E1 RSUD Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9) sore. Suasana tenang di area Intensive Care Unit (ICU) seketika berubah menjadi hiruk-pikuk saat bau menyengat kabel terbakar memenuhi lorong rumah sakit di Jalan Teuku Umar, Wanasari, Cibitung tersebut. Api diduga kuat bersumber dari korsleting listrik pada panel pendingin ruangan (AC).
Tanpa menunggu komando, tenaga medis dan staf rumah sakit langsung mengambil langkah darurat. Mereka harus bertindak ekstra hati-hati. Pasien ICU bukan orang biasa; mereka terhubung dengan berbagai alat bantu napas dan monitor tanda vital yang tidak boleh terputus begitu saja.
Proses pemindahan dilakukan dengan mendorong ranjang rumah sakit yang masih lengkap dengan peralatan medisnya ke area aman di luar gedung.
Keluarga pasien yang berada di lokasi pun tak bisa menyembunyikan rasa cemas mereka. Nur Hidayah, salah satu keluarga pasien, mengaku jantungnya berdegup kencang saat melihat asap mulai merayap masuk ke ruangan. Ketegangan memuncak saat ia harus menenangkan diri sekaligus memastikan anggota keluarganya tetap terhubung dengan alat penunjang hidup meski sedang dalam proses evakuasi.
“Sudah pasti panik. Yang menjaga saja lemas, apalagi pasien yang memang sudah sakit,” ucap Nur dengan nada suara yang masih menyiratkan sisa-sisa keterkejutan. Baginya, pemindahan pasien kritis menjadi momen paling mendebarkan. Untungnya, komunikasi antara perawat dan keluarga berjalan cukup rapi di tengah kekacauan.
Prioritas Keselamatan Pasien
Kondisi pasien yang kritis menuntut penanganan ekstra. Nur menjelaskan bahwa pihak rumah sakit tidak asal menggeser pasien ke sembarang tempat. Pasien ICU harus segera dipindahkan ke ruangan lain yang sudah disiapkan dan memiliki fasilitas pendukung serupa. “Pasien ICU tidak bisa diangkat seperti pasien-pasien biasa,” tambahnya menegaskan kerumitan evakuasi tersebut.
Di luar gedung, suasana sempat mencolok. Beberapa tempat tidur pasien diparkir sementara di area terbuka sembari menunggu tim medis memastikan ruangan tujuan benar-benar steril dari asap. Meski dalam situasi darurat, prosedur penyelamatan jiwa tetap jadi prioritas utama di atas segalanya.
Tak lama berselang, petugas keamanan rumah sakit berhasil menguasai keadaan. Dengan sigap, mereka menggunakan alat pemadam api ringan untuk melumpuhkan kobaran api sebelum sempat meluas ke bagian lain gedung. Aksi cepat tanggap ini sangat krusial, mengingat gedung tersebut menyimpan banyak instalasi listrik vital dan pasokan oksigen yang mudah tersulut api.
Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, segera turun tangan menenangkan situasi. Ia menegaskan bahwa pelayanan rumah sakit sudah berangsur normal tak lama setelah api berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pasien yang terdampak pun telah mendapatkan perawatan lanjutan di ruangan yang tidak terpapar asap tebal.
Investigasi Berlanjut
Meski api telah padam, garis polisi kini terpasang di sekitar lokasi sumber korsleting. Polsek Cikarang Barat bersama Polres Metro Bekasi turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mengumpulkan bukti-bukti fisik untuk memastikan apakah korsleting terjadi murni karena usia kabel, beban arus yang berlebih, atau faktor teknis lainnya.
Pihak RSUD hingga kini belum merilis angka pasti terkait nilai kerugian fasilitas atau kerusakan inventaris rumah sakit akibat kebakaran sore tadi. Fokus utama manajemen saat ini adalah memastikan seluruh pasien yang sempat dievakuasi kembali mendapatkan penanganan medis yang optimal.
Mereka juga melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan kelistrikan di gedung lainnya agar insiden serupa tidak terulang kembali di kemudian waktu.
Kini, operasional rumah sakit di Cibitung tersebut perlahan kembali berjalan seperti biasa. Namun, sisa-sisa kepanikan masih terasa di wajah keluarga pasien yang terus memantau perkembangan kondisi orang terkasih mereka di ruang rawat yang baru. Pihak kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah teknisi listrik rumah sakit dalam beberapa hari ke depan untuk melengkapi berkas penyelidikan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.