Petani kelapa sawit di Desa Arse Simatorkis, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, kini terjepit dilema. Hasil panen mereka memang mulai melimpah, namun angka penjualan di tingkat pengepul tak kunjung bergerak naik. Harga tandan buah segar (TBS) masih tertahan di rentang Rp 2.750 hingga Rp 2.800 per kilogram.
Kondisi ini sudah berlangsung selama dua bulan penuh. Bagi para petani, angka tersebut terasa stagnan. Mereka menanti perubahan yang tak kunjung datang, sementara biaya hidup dan perawatan lahan terus merangkak naik. Harapan untuk merasakan lonjakan harga yang sepadan dengan tenaga yang dikeluarkan perlahan memudar.
H. Idaham, salah seorang petani setempat, tak bisa menyembunyikan kegelisahannya. Baginya, harga saat ini masih jauh dari kata ideal untuk menyejahterakan keluarga. Ia bahkan membandingkan nasibnya dengan petani sawit lain di kecamatan yang sama yang dianggap lebih beruntung.
“Semoga harga TBS kelapa sawit naik agar kami para petani bisa sejahtera dan berpenghasilan setara dengan petani lainnya yang sudah tergolong sukses di kecamatan ini,” ujarnya saat berbincang pada Selasa (29/9).
Produksi Membaik Berkat Hujan
Di balik lesunya harga, ada secercah kabar baik yang datang dari kebun-kebun warga. Produktivitas pohon sawit di Arse Simatorkis menunjukkan grafik yang menanjak. Idaham mencatat, hasil panen kini tidak lagi sekecil dulu. Sebelumnya, lahan miliknya seluas dua hektar hanya mampu menghasilkan 1,3 ton buah sawit dalam sekali panen.
Sekarang, angka tersebut naik menjadi 1,6 ton atau setara dengan 1.600 kilogram per dua hektar. Perubahan ini bukan tanpa alasan. Faktor cuaca menjadi kunci utama di balik peningkatan tersebut. Intensitas hujan yang cukup sejak beberapa waktu lalu membuat tanaman sawit mendapatkan pasokan air yang optimal.
Selain curah hujan yang mendukung, masa panen di wilayah Kecamatan Barumun saat ini memang sedang berada di puncak normal tahun 2026. Pohon-pohon sawit yang sebelumnya sempat mengalami masa paceklik kini kembali berbuah lebat. Namun, peningkatan hasil panen ini tidak lantas membuat wajah petani berseri-seri sepenuhnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.