Jumat, 2 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Ribuan Generator Diesel Tantang Regulasi AI di Texas

Deretan infrastruktur pusat data AI dengan generator diesel di Texas
Fasilitas pusat data di Texas kini banyak mengandalkan pembangkit listrik mandiri dan ribuan generator diesel. (Ilustrasi: AI)

AUSTIN — Lonjakan infrastruktur pusat data untuk mendukung kecerdasan buatan (AI) kini menciptakan dilema regulasi baru di Texas, Amerika Serikat. Sebanyak 2.100 generator diesel kini beroperasi di lokasi pusat data, memicu kekhawatiran karena dianggap memanfaatkan celah hukum dalam proses perizinan lingkungan.

Gubernur Texas, Greg Abbott, sebelumnya telah memerintahkan audit terhadap seluruh pusat data yang hendak tersambung ke jaringan listrik negara bagian. Langkah ini diambil guna membatasi beban pada jaringan listrik publik.

Namun, temuan investigasi Floodlight dan The Texas Tribune menunjukkan bahwa audit tersebut mungkin kurang efektif karena banyak pengembang memilih membangun pembangkit listrik mandiri di lokasi proyek.

Kondisi ini menciptakan ambiguitas baru: di mana batasan antara pusat data dan fasilitas pembangkit listrik industri?

NAACP Texas State Conference bahkan telah mengirimkan surat terbuka kepada Gubernur Abbott, menyatakan bahwa langkah pemerintah saat ini terlalu fokus pada koneksi jaringan listrik, namun mengabaikan dampak lingkungan dari operasional mandiri pusat data tersebut, seperti polusi udara, konsumsi air, dan polusi suara.

Celah Perizinan Skala Kecil

Masalah utama terletak pada penggunaan izin emisi skala kecil yang seharusnya ditujukan bagi bisnis seperti binatu (dry cleaning) atau bengkel. Perizinan ini dirancang untuk mempercepat proses bagi bisnis kecil agar tidak perlu melalui tinjauan lingkungan yang intensif. Sayangnya, skala industri pusat data AI jauh melampaui logika perizinan tersebut.

Sebagai contoh, fasilitas Stargate milik OpenAI di Abilene telah membangun 10 turbin bertenaga gas dan 62 generator diesel cadangan. Pengembang bahkan sedang mengajukan izin untuk tambahan 41 turbin dan 18 generator. Seluruh infrastruktur ini awalnya diizinkan melalui izin minor yang tidak memerlukan studi lingkungan mendalam maupun partisipasi publik.

Data investigasi mengungkap pola yang mencolok: lebih dari separuh pusat data yang diteliti melaporkan estimasi emisi nitrogen oksida tepat di bawah ambang batas yang mewajibkan peninjauan ketat.

Di Whitney, sebuah pusat data CyrusOne melaporkan 249,1 ton emisi nitrogen oksida per tahun, hanya berselisih tipis dari ambang batas 250 ton. Begitu pula fasilitas Vantage di luar San Antonio yang mendapatkan izin untuk 99,8 ton, tepat di bawah batas 100 ton.

Fenomena ini menunjukkan bahwa teknologi berkembang lebih cepat daripada aturan yang ada. Regulasi yang dulunya dianggap masuk akal untuk fasilitas kecil kini harus diuji ketika diterapkan pada fasilitas berskala masif dengan konsumsi energi luar biasa.

NAACP saat ini telah melayangkan pemberitahuan niat untuk menggugat Vantage Data Centers dan VoltaGrid sebagai respons atas penggunaan izin minor yang dianggap merugikan masyarakat sekitar.

Meski Gubernur Abbott menyatakan bahwa proyek yang tidak lolos audit bisa ditolak aksesnya ke jaringan listrik, tantangan tetap ada.

Infrastruktur mandiri seperti pembangkit listrik internal tetap menghasilkan emisi dan menuntut sumber daya air tanpa memandang apakah mereka terhubung ke jaringan listrik utama atau tidak.

Ketegangan antara kecepatan inovasi AI dan perlindungan lingkungan kini menjadi isu krusial yang menanti kebijakan lebih konkret dari pemerintah Texas.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 2 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis