DELI SERDANG, JOURNALARTA.COM — Dua pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Galang Barat, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diberhentikan dari pekerjaannya per 30 September 2026. Pemecatan ini menyusul viralnya video live TikTok mereka yang dianggap mengejek 38 siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, Yoga Arizanto, mengonfirmasi kabar pemecatan tersebut pada Kamis (1/10/2026). “Iya betul (kedua karyawan dipecat),” ujarnya.
Kedua pegawai yang dipecat berinisial FR dan KN, keduanya bekerja di SPPG Galang Barat 2, Desa Galang Barat, Kecamatan Galang. Video mereka memicu kemarahan publik setelah diunggah pada 1 Oktober 2026.
Kronologi Kasus Keracunan dan Ejekan Viral
Insiden ini bermula dari dugaan keracunan massal yang menimpa 38 siswa SD di Kecamatan Galang pada Jumat (18/9/2026). Puluhan siswa mengalami mual, sakit perut, dan muntah setelah mengonsumsi MBG yang didistribusikan dari dapur SPPG Galang Barat. Tiga siswa bahkan harus diinfus di Puskesmas, meskipun tidak sampai dirawat inap. Akibat kejadian ini, operasional dapur SPPG tersebut langsung dihentikan oleh BGN dan masih berstatus suspend hingga 2 Oktober 2026.
Alih-alih menunjukkan empati, FR dan KN justru melakukan live TikTok pada 30 September 2026, di tengah status suspend SPPG. Dalam video tersebut, mereka melontarkan kalimat-kalimat yang dinilai tidak pantas dan meremehkan penderitaan para korban.
Mereka mengucapkan, “Nanti kalau ada MBG lagi, keracunan lagi. sakit perut lagi? ke puskesmas, iya? Nanti dikasih telur ya biar enggak keracunan.” Pernyataan lain yang memancing amarah publik adalah “MBG beracun. Iya, penerimanya beracun.” Keduanya juga membandingkan reaksi masyarakat. “Itu yang keracunan, Kalau kalian dikasih daging, kalian diam-diam saja. Giliran ini dikasih telur, keracunan, bising kalian.” Tak berhenti di situ, mereka juga sesumbar, “Keracunan, Ya kan itu kalian yang keracunan, kami enggak, kami minum susu lima pun enggak ada keracunan sama kami. Memang kayak gitulah kalau netizen, heboh.”
Video tersebut segera menyebar luas dan menuai ribuan komentar negatif dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan FR dan KN, menuntut agar BGN bertindak tegas dengan memecat keduanya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.