JAKARTA — Menguji konsistensi pelacak tidur di pergelangan tangan sering kali menjadi tantangan bagi pengguna aktif. Baru-baru ini, sebuah eksperimen dilakukan untuk membandingkan performa Apple Watch Series 12 dengan Garmin Cirqa selama satu minggu penuh, khususnya untuk melihat keakuratan skor tidur dan metrik kesiapan (readiness score).
Pokok Peristiwa
Apple Watch Series 12 memerlukan waktu tujuh malam kalibrasi untuk mempelajari metrik dasar pengguna. Proses ini memungkinkan aplikasi Vitals untuk mendeteksi anomali pada variabilitas detak jantung, laju pernapasan, hingga saturasi oksigen darah. Setelah data terkumpul, jam tangan pintar ini memberikan skor kesiapan dalam skala 1 hingga 10 untuk menentukan tingkat energi harian pengguna.
Sebagai perbandingan, Garmin Cirqa digunakan pada pergelangan tangan kanan, sementara Apple Watch Series 12 di pergelangan kiri. Pada malam pertama, perbedaan skor cukup mencolok dengan Apple memberikan nilai 93, sedangkan Garmin mencatat 62. Namun, seiring berjalannya waktu saat Apple mulai memahami pola tubuh, angka tersebut cenderung mendekat.
Terdapat satu catatan aneh pada malam keenam, di mana Garmin memberikan skor hingga 87, sementara Apple hanya memberikan 68. Perbedaan data seperti ini sebenarnya bukan hal baru dalam teknologi perangkat wearable.
Konteks
Riset dari API data kesehatan Terra yang mengukur 77.000 malam tidur di enam perusahaan besar menunjukkan bahwa meskipun perangkat mampu menangkap tren umum, perbedaan tetap terjadi saat data dipecah ke dalam fase tidur seperti REM, dalam, atau ringan.
Meskipun terjadi fluktuasi pada poin data individu, kedua perangkat ini menunjukkan hasil yang serupa saat menentukan skor kesiapan akhir minggu. Apple memberikan nilai 7/10, yang berarti pengguna dalam kondisi siap beraktivitas namun belum mencapai performa puncak.
Dampak dan Langkah Berikutnya
Secara bersamaan, aplikasi Garmin Connect mencatat skor 70/100, sebuah hasil yang menunjukkan konvergensi kesimpulan dari kedua produsen tersebut.
Secara keseluruhan, baik Apple Watch maupun Garmin terbukti konsisten secara internal. Temuan ini memberikan keyakinan bahwa perangkat-perangkat ini cukup akurat untuk memantau kesehatan secara umum. Namun, para pengguna diingatkan untuk tidak terlalu terpaku pada detail angka yang sangat kecil karena perangkat tetap bekerja berdasarkan estimasi algoritma.
Jika pengguna merasa kondisi tubuh tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan oleh perangkat, ada baiknya untuk lebih mendengarkan sinyal tubuh sendiri. Tidak perlu merasa terbebani atau cemas dengan skor tidur yang rendah, sesekali melepaskan perangkat saat tidur dapat membantu mengurangi ketergantungan pada data yang terkadang bisa menyesatkan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.