JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina tetap stabil hari ini, Minggu, 4 Oktober 2026. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kenaikan harga, sebab Pertalite dan Pertamax, beserta jenis BBM lainnya, masih mempertahankan harga yang sama seperti bulan September.
Kepastian ini dikonfirmasi oleh VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora. “Per 1 Oktober harga BBM baik Subsidi dan Non Subsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,” ujar Andhora, memastikan bahwa kebijakan ini berlaku hingga hari ini.
Pemerintah Tahan Harga di Tengah Gejolak Minyak Dunia
Pemerintah menahan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Selain itu, harga BBM non-subsidi juga dipertahankan agar tidak membebani konsumen, meskipun harga minyak dunia menunjukkan fluktuasi.
Sebagai informasi, harga minyak mentah jenis Brent sempat menyentuh US$102,25 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) di level US$91,11. Bahkan, pada 3 Oktober lalu, harga minyak dunia sempat melonjak signifikan hingga US$114,89 per barel. Namun, kondisi ini tidak serta-merta memicu kenaikan harga BBM di dalam negeri, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 5 Oktober 2026
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur per 5 Oktober 2026:
| Jenis BBM | RON/CN | Harga / Liter | Status |
|---|---|---|---|
| Pertalite | RON 90 | Rp10.000 | Subsidi – Tetap |
| Biosolar | CN 48 | Rp6.800 | Subsidi – Tetap |
| Pertamax | RON 92 | Rp15.950 | Non-Subsidi |
| Pertamax Green 95 | RON 95 | Rp19.150 | Non-Subsidi |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.600 | Non-Subsidi |
| Dexlite | CN 51 | Rp23.700 | Non-Subsidi |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp25.200 | Non-Subsidi |
Harga di atas merupakan acuan untuk wilayah Jawa, Bali, dan Sumatera. Terdapat sedikit perbedaan harga di beberapa daerah karena adanya variasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan biaya logistik.
Misalnya, di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter. Sementara di Free Trade Zone (FTZ) Batam, Pertamax dipatok Rp15.150, Pertamax Turbo Rp18.550, Dexlite Rp22.500, dan Pertamina Dex Rp23.950. Untuk FTZ Sabang, Pertamax seharga Rp14.950 dan Dexlite Rp22.150.
BBM Swasta Ikut Stabil
Tidak hanya Pertamina, penyedia BBM swasta seperti BP, Shell, dan Vivo juga terpantau mempertahankan harga produk mereka per 1 Oktober 2026. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa biaya transportasi tidak akan mengalami peningkatan mendadak.
Harga BBM ini sama sejak penyesuaian terakhir pada 2 September 2026. Ini berarti sudah lebih dari satu bulan harga tidak mengalami perubahan, sebagaimana dilaporkan oleh Industry.co.id pada 4 Oktober 2026 pukul 00:44 WIB.
Cara Cek Harga Resmi dan FAQ
Masyarakat dapat memeriksa harga BBM resmi terbaru melalui aplikasi MyPertamina dengan memilih menu ‘Informasi Harga BBM’ dan memilih provinsi lokasi SPBU. Informasi juga tersedia di situs web mypertamina.id. Harga ini biasanya diperbarui setiap tanggal 1 setiap bulan, namun bisa berubah sewaktu-waktu jika ada kenaikan drastis harga minyak dunia.
Perlu diketahui bahwa harga Pertalite, sebagai BBM subsidi, diproyeksikan tetap Rp10.000 hingga akhir tahun 2026 sesuai kebijakan pemerintah. Adapun Pertamax Turbo yang memiliki RON 98 dan merupakan produk impor, harganya memang mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Terakhir, jenis ini mengalami kenaikan pada 30 September menjadi Rp19.600.
Perbedaan harga di tiap daerah disebabkan oleh perbedaan persentase PBBKB (antara 5-7,5%) serta biaya distribusi logistik, yang membuat harga di wilayah timur cenderung lebih tinggi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.