JAKARTA — Samsung Galaxy Z Fold 9, penerus dari seri ponsel lipat premium Samsung, diprediksi akan rilis pada Juli 2027 dengan membawa perubahan signifikan. Kabar ini muncul hanya dua bulan setelah peluncuran Galaxy Z Fold 8 pada 22 Juli 2026. Generasi ke-9 ini disebut akan hadir dalam dua varian: Z Fold 9 Wide dan Z Fold 9 Ultra, fokus pada desain yang lebih lebar serta peningkatan performa.
Pergeseran ini menandai fokus Samsung pada format “buku” setelah rumor menyebut Galaxy Z Flip 8 akan menjadi seri flip terakhir. Bocoran awal mengindikasikan bahwa Galaxy Z Fold 9 akan menjawab keluhan pengguna selama enam tahun terkait layar depan yang sempit.
Desain Lebih Lebar dan Tangguh
Bocoran dari Ice Universe X pada 25 April 2026, yang dikutip oleh Selular.id dan IKNPos, mengungkapkan perubahan dimensi yang drastis. Untuk Z Fold Wide (yang diyakini menjadi acuan Z Fold 9 Wide), dimensi terbukanya adalah 123,9 x 164,4 x 4,3 mm, membuatnya super tipis. Saat terlipat, ukurannya menjadi 123,9 x 82,2 x 9,8 mm, tetap ringkas.
Rasio layar juga akan berubah signifikan. Layar luar akan menggunakan rasio 4,7:3, sementara layar dalam mengadopsi rasio 4:3, mirip monitor lama, untuk konten yang lebih lega dan nyaman saat multitasking. Perubahan ini menempatkan Samsung pada posisi yang lebih kompetitif melawan perangkat lipat lebar seperti Huawei Pura X Max.
Engsel baru generasi terbaru dirumorkan lebih tipis, dilengkapi pelindung debu superior, dan dibangun dengan dual-rail rumah titanium. Material komposit baru yang diperkuat serat keramik-kaca akan mengurangi berat tanpa mengorbankan struktur, serta menawarkan ketahanan air IP48. Prediksi beratnya sekitar 260-270 gram, turun dari Fold 6 yang memiliki ketebalan 12,1mm.
Peningkatan Layar dan Dapur Pacu
Aspek layar juga mengalami lonjakan besar. Panel akan mengadopsi teknologi Tandem OLED atau minimal UDC (Under-Display Camera) generasi baru yang minim distorsi. Ini akan menghasilkan kecerahan puncak yang lebih tinggi saat di luar ruangan dan efisiensi daya yang lebih baik. Layar luar berukuran 6,5 inci 1080p dengan rasio 21:9, sedangkan layar dalam 8 inci 2160x1584p Adaptive 120Hz. Z Fold 9 juga akan mendukung penggunaan tiga aplikasi secara vertikal serta fitur DeX mandiri tanpa perlu layar eksternal.
Dapur pacu Galaxy Z Fold 9 diperkirakan akan menjadi yang pertama menggunakan chipset 2nm Samsung. Menurut analisis mendalam dari Autokeren.com, perangkat ini akan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Exynos 2600 2nm. Fabrikasi 2nm/3nm yang super efisien ini akan meningkatkan Neural Processing Unit (NPU) untuk kemampuan AI on-device yang lebih kuat. RAM 16GB LPDDR5X akan mendukung multitasking berat dan gaming dengan teknologi ray tracing. Chipset yang sama juga diprediksi akan digunakan pada Galaxy S26 Ultra.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.