Senin, 5 Oktober 2026 WIB
BREAKING
KULINER

Hawker Centre Singapura Warisan Budaya Tak Benda UNESCO 2020: 124 Pusat Jajan, 14.000 Pedagang

Hawker Centre Singapura
Hawker Centre Singapura Warisan Budaya Tak Benda UNESCO 2020: 124 Pusat Jajan, 14.000 Pedagang. Credit: Dok. JournalArta

SINGAPURA, JOURNALARTA.COM – Pusat jajan kaki lima terorganisir, hawker centre, telah resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 16 Desember 2020. Ini menjadikannya tradisi street food pertama di dunia yang mendapatkan pengakuan global.

Singapura kini memiliki 124 hawker centre yang menampung lebih dari 14.000 pedagang, menjadi tulang punggung kuliner lokal dengan harga makanan yang terjangkau, berkisar SGD 3-8 per porsi atau sekitar Rp35.000-Rp95.000.

Apa Itu Hawker Centre?

Hawker centre adalah kompleks makanan terbuka atau semi-tertutup yang menyatukan puluhan hingga ratusan kios makanan individual di bawah satu atap, lengkap dengan area tempat duduk komunal dan fasilitas pencucian piring bersama. Berbeda dengan food court mal modern, setiap kios di hawker centre adalah spesialis yang fokus pada satu atau beberapa hidangan, seringkali dengan resep turun-temurun yang telah ditekuni selama puluhan tahun.

Asal-muasal hawker centre bermula dari pedagang kaki lima liar di tahun 1800-an, didominasi imigran Tionghoa, India, dan Melayu yang menjajakan dagangannya di jalanan. Pada era 1970-an, pemerintah Singapura mengambil langkah tegas untuk melarang penjualan di pinggir jalan karena masalah kebersihan dan gangguan lalu lintas. Solusinya adalah mengkonsolidasikan para pedagang ini ke pusat-pusat yang terorganisir, berlisensi, dan memiliki sanitasi layak. Sewa kios di hawker centre juga disubsidi oleh National Environment Agency (NEA), yang hingga tahun 2026 mengelola 124 hawker centre di seluruh pulau.

Lebih dari sekadar tempat makan, hawker centre berfungsi sebagai community dining room atau ruang makan komunal. Di sini, orang-orang dari berbagai latar belakang, pendapatan, dan etnis dapat duduk bersama, berbagi meja, dan menikmati hidangan yang sama. Konsep komunal dan inklusif inilah yang sangat dihargai oleh UNESCO dalam pengakuannya.

Hawker Culture, Bukan Sekadar Resep

Pengakuan UNESCO terhadap “Hawker Culture in Singapore” masuk ke dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Yang diakui bukanlah resep makanan spesifik, melainkan praktik sosialnya: bagaimana masyarakat Singapura mengantre bersama, berbagi ruang makan, dan bagaimana pengetahuan kuliner ditransmisikan lintas generasi. Ini mencakup beragam hidangan ikonik seperti Hainanese Chicken Rice, Laksa, Char Kway Teow, Roti Prata, Nasi Lemak, dan Satay.

Harga makanan yang sangat terjangkau di hawker centre, antara SGD 3-8, disebabkan oleh sewa kios yang disubsidi pemerintah. Para pedagang bekerja keras dengan margin keuntungan yang sederhana, secara efektif mensubsidi harga makanan dengan tenaga mereka sendiri. Hal ini menjadi salah satu alasan biaya hidup di Singapura bagi warga lokal lebih rendah dibandingkan persepsi global. Di hawker centre, pembeli tidak perlu membayar tip, service charge, maupun GST (pajak barang dan jasa). Pembayaran umumnya dapat dilakukan secara tunai, atau melalui sistem pembayaran digital seperti NETS, PayNow, dan EZ-Link.

Beberapa kios di hawker centre bahkan telah mendapatkan pengakuan internasional, termasuk predikat Michelin Bib Gourmand, dan dua di antaranya pernah meraih bintang Michelin, salah satunya Hawker Chan Liao Fan Soya Sauce Chicken Rice, yang dikenal sebagai nasi ayam bintang Michelin termurah di dunia dengan harga mulai dari SGD 2,5.

10 Hawker Centre Terpopuler di Singapura 2026

No Nama Hawker Centre Alamat & MRT Jam Operasional Keunggulan Menu Legenda
1 Maxwell Food Centre 1 Kadayanallur St, 069184 – Chinatown MRT NE4/DT19 08.00-02.00 Paling terkenal secara global Tian Tian Hainanese Chicken Rice stall #01-10/11, Char Kway Teow, Curry Rice, Rojak
2 Lau Pa Sat 18 Raffles Quay, 048582 – Downtown/Raffles Place 24 jam (kios tutup malam) Paling ikonik, di gedung Victorian Satay Street (setelah 19.00), Laksa, Chicken Rice, Nasi Lemak
3 Chinatown Complex Food Centre 335 Smith St (atau 46 Smith St), 058956 – Chinatown 08.00-21.00 Terbesar di Singapura, juara budget Hawker Chan (Bib Gourmand), Zhong Guo La Mian Xiao Long Bao, Loo’s Hainanese Curry Rice, A Noodle Story
4 Old Airport Road Food Centre 51 Old Airport Rd – Dakota MRT CC8 07.00-19.00 Favorit lokal, beroperasi sejak 1972 To-Rico Guo Shi Kwa Chap, Xin Mei Xiang Lor Mee, Whitley Rd Big Prawn Noodle, Nam Sing Hokkien Fried Mee
5 Tekka Centre 665 Buffalo Rd – Little India MRT NE7 07.00-21.00 Ramah Halal, hidangan Melayu & India Muslim Allauddin’s Biryani (Bib Gourmand), Dosa, Biryani, Roti Prata
6 Newton Food Centre 500 Clemenceau Ave N – Newton MRT Malam paling hidup Tampil di film Crazy Rich Asians, Seafood & Chili Crab Seafood BBQ, Chili Crab, Satay
7 Adam Road Food Centre 2 Adam Rd – Botanic Gardens MRT Siang hari Dikunjungi politisi dunia, terkenal Nasi Lemak Nasi Lemak
8 Chomp Chomp Food Centre 20 Kensington Park Rd – Serangoon Garden Malam hari Atmosfer hidup, populer di kalangan lokal Satay, BBQ Stingray
9 Geylang Serai Market Geylang Serai – Area Melayu Pagi-Sore Mencerminkan tradisi Melayu Nasi Padang, Kueh
10 East Coast Lagoon Food Village / Satay by the Bay East Coast Park – Gardens by the Bay Sore-Malam Seafood di tepi pantai, pemandangan indah Seafood segar, Satay dengan pemandangan Gardens by the Bay

Tips & Etiket Saat Berada di Hawker Centre

Pengunjung di hawker centre wajib memahami beberapa etiket dan kebiasaan lokal. Fenomena “choping” adalah hal biasa: melihat tisu atau payung diletakkan di meja kosong berarti meja tersebut sudah di-booking. Ikuti kebiasaan ini dengan meletakkan barang pribadi Anda sebelum memesan makanan.

Sejak tahun 2021, pemerintah Singapura memberlakukan peraturan pengembalian nampan dan pembuangan sampah ke rak yang telah disediakan. Pelanggaran aturan ini dapat dikenai denda. Untuk menghindari antrean panjang, disarankan datang sebelum pukul 11.30 siang atau setelah pukul 14.00, terutama pada akhir pekan yang cenderung lebih ramai.

Meskipun air minum kemasan berbayar, air keran di Singapura aman untuk diminum langsung. Membawa botol minum sendiri dan mengisi ulang dapat menghemat biaya. Bagi yang mencari makanan halal, periksa sertifikasi resmi. Untuk alergi atau preferensi diet seperti vegetarian/vegan, tanyakan secara jelas karena beberapa hidangan mungkin mengandung lard, shrimp paste, atau fish sauce, dan dapur kios yang kecil terkadang menggunakan peralatan masak bersama.

Pada tahun 2026, isu kenaikan harga di hawker centre menjadi topik sensitif karena berdampak pada rumah tangga dengan berbagai tingkat pendapatan. Selain itu, ada masalah suksesi di mana banyak pedagang hawker senior pensiun tanpa penerus. Pemerintah telah meluncurkan program untuk menarik generasi baru. Beberapa hawker centre juga memiliki jadwal tutup sementara untuk pembersihan rutin, seperti Chinatown Complex yang sering tutup pada hari Senin, sehingga disarankan untuk memeriksa jadwal di situs NEA.

Mengunjungi hawker centre bukan hanya sekadar makan, melainkan menikmati simfoni rasa, budaya, dan sejarah. Di satu meja, Anda dapat merasakan perpaduan kuliner Tionghoa, Melayu, India, Peranakan, dan Eurasia. Hidangan Chinese seperti Chicken Rice (SGD 3-5), Char Kway Teow (SGD 4-6), Bak Kut Teh, dan Xiao Long Bao. Dari Melayu, ada Nasi Lemak, Satay (SGD 7-10), dan Mee Goreng. Hidangan India meliputi Roti Prata, Biryani, dan Fish Head Curry, sementara Laksa mewakili kekayaan kuliner Peranakan. Untuk wisatawan yang mencari perjalanan hemat dan kuliner halal, hawker centre seperti Tekka Centre dan Geylang Serai adalah pilihan yang tepat.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 5 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir