PUTRAJAYA, JOURNALARTA.COM – Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail, menjadi sorotan dengan serangkaian berita penting awal Oktober 2026. Ia meluncurkan kapal Multi Purpose Mission Ship 1 (MPMS 1) Angkatan Laut Malaysia (APMM) di Istanbul, Turkiye, pada 2 Oktober. Selain itu, paspor Malaysia juga dikonfirmasi berada di peringkat kedua dunia dalam The Passport Index Global Ranking 2026.
Tidak hanya itu, Kementerian Dalam Negeri (KDN) dan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) yang dipimpinnya juga mengungkap statistik penangkapan 37.313 pendatang asing tanpa izin (PATI) dari 10.374 operasi sepanjang 1 Januari hingga 29 September 2026. Di sisi lain, fase pertama repatriasi 1.476 pengungsi Myanmar dari total 5.000 orang juga telah dilakukan dari Lumut, Perak.
Peluncuran Kapal APMM MPMS 1 di Istanbul
Pada 2 Oktober 2026, Saifuddin Nasution Ismail secara resmi meluncurkan kapal APMM MPMS 1 di Desan Shipyard, Istanbul, Turkiye, tepatnya di Laut Marmara. Acara penting ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi dari Turkiye, termasuk Menteri Dalam Negeri H.E. Mustafa Çiftçi dan Menteri Industri & Teknologi H.E. Mehmet Fatih Kacır, serta Admiral Ercüment Tatlıoğlu, Komandan Angkatan Laut Turkiye. Perwakilan dari Malaysia juga hadir, seperti Puan Ainah binti Mohd. Soon, Wakil Sekretaris Jenderal Manajemen KDN, dan Laksamana Muda (M) Datuk Saiful Lizan bin Ibrahim, Wakil Direktur Jenderal Logistik APMM.
Kapal MPMS 1 dijadwalkan akan sepenuhnya siap dan berlayar menuju Malaysia pada akhir Januari 2027. Sebagai simbol kerja sama erat antara Malaysia dan Turkiye, sebuah botol berisi air laut dari Malaysia turut diletakkan dalam upacara tersebut. Saifuddin juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Turkiye untuk membahas penguatan hubungan bilateral dan penjajakan kerja sama dalam berbagi teknologi, khususnya di bidang keamanan dan industri maritim.
Paspor Malaysia Peringkat 2 Dunia
Menurut The Passport Index Global Ranking 2026 yang dirilis oleh Mediacorp Singapore dan Berita RTM pada 2 Oktober 2026, paspor Malaysia berhasil naik satu peringkat dari tahun sebelumnya, menempatkannya di posisi kedua dunia. Paspor Malaysia kini memberikan akses ke 175 destinasi bebas visa atau dengan visa on arrival.
Saifuddin Nasution menyatakan bahwa posisi ini tidak hanya memberikan akses perjalanan internasional yang lebih luas bagi rakyat Malaysia untuk tujuan pariwisata, pendidikan, pekerjaan, bisnis, dan investasi, tetapi juga menjadi indikator kepercayaan internasional terhadap stabilitas, keamanan, dan integritas sistem negara. Ia menegaskan bahwa KDN dan JIM akan terus memperkukuh keamanan perbatasan, meningkatkan efisiensi sistem imigrasi, dan memperbaiki kualitas layanan. “Kedudukan tinggi ini hanya bermakna jika dapat memberikan manfaat kepada rakyat, memudahkan perjalanan ke luar negeri, dan membuka lebih banyak peluang internasional bagi generasi muda serta para pengusaha,” ujarnya, menekankan bahwa ini bukan titik akhir, melainkan selaras dengan kerangka Ekonomi MADANI untuk memperluas hubungan internasional dan daya saing Malaysia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.