KUALA LUMPUR, JOURNALARTA.COM – Zetrix AI Berhad, perusahaan publik Malaysia yang dulunya dikenal sebagai MY E.G. Services Berhad (MYEG), kini bertransformasi menjadi pemain kunci dalam teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan ini tidak hanya mengoperasikan blockchain publik Layer-1 bernama Zetrix, tetapi juga mengembangkan solusi AI Agent Trust Layer bernama Avatar yang dirilis pada 2026, menjadikannya raksasa teknologi dengan kapitalisasi pasar $319 juta.
Didirikan pada tahun 2000 sebagai pionir layanan e-government di Malaysia, Zetrix AI Berhad telah mengubah fokusnya menjadi penyedia solusi Web3, AI, dan robotika di kawasan ASEAN. Perusahaan ini terdaftar di Bursa Malaysia dengan kode saham KLSE: 0138 / MYEG, dengan harga saham $0.04 per 1 Oktober 2026 dan kapitalisasi pasar mencapai $319 juta dari 7,9 miliar saham.
Transformasi dan Kinerja Finansial Zetrix AI
Laporan keuangan Zetrix AI menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pendapatan Trailing Twelve Months (TTM) hingga 30 Juni 2026 tercatat $376,58 juta. Angka ini naik drastis dari $311,49 juta pada FY 2025 dan $222,06 juta pada FY 2024. Perusahaan ini juga sangat profitabel dengan pendapatan bersih TTM $255,1 juta dan EBITDA $319,7 juta, menunjukkan fundamental yang kuat.
Zetrix AI Berhad memiliki 1.909 karyawan pada tahun 2026 dan berkantor pusat di Petaling Jaya, Malaysia. Perusahaan ini dikenal sebagai operator utama Zetrix, sebuah blockchain publik Layer-1 yang dirancang untuk mendukung verifikasi identitas digital lintas batas dan kontrak cerdas.
Tiga Pilar Utama Produk Zetrix AI
Zetrix AI memiliki tiga pilar produk utama yang mendorong pertumbuhannya di ranah Web3 dan AI:
- Zetrix – Layer-1 Public Blockchain: Blockchain ini menyediakan infrastruktur untuk kontrak cerdas, privasi, keamanan, dan skalabilitas. Zetrix berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan pemerintah, bisnis, dan masyarakat ke ekonomi blockchain global. Fitur utamanya mencakup Blockchain-based Identifiers (BID) dan Verifiable Credentials (VC) yang memungkinkan identitas digital lintas batas, seperti verifikasi ijazah atau sertifikat halal. Zetrix juga terintegrasi secara lintas batas dan lintas rantai dengan Tiongkok, berfungsi sebagai supernode internasional untuk Xinghuo, blockchain nasional Tiongkok. Ini memposisikannya sebagai pintu gerbang penting untuk perdagangan antara ASEAN dan Tiongkok. Salah satu aplikasinya adalah ZTrade, sistem bea cukai yang terintegrasi dengan General Administration of China Customs untuk mempercepat proses ekspor-impor.
- Avatar – Blockchain-AI Trust Layer for Agentic AI (Baru 2026): Diluncurkan pada tahun 2026, Avatar adalah protokol kepercayaan untuk agen AI yang dikembangkan bersama China Academy of Information and Communications Technology (CAICT) – Astron. Inovasi ini muncul dari kebutuhan akan identitas yang dapat dipercaya bagi agen AI, mengingat risiko impersonasi dan halusinasi yang sering terjadi. Avatar memberikan setiap agen AI identitas unik di blockchain Zetrix, memastikan semua tindakan tercatat dan dapat diverifikasi, mirip dengan fungsi website di era awal internet.
- Data Trading Platform ASEAN-China: Melalui MoU dengan Shenzhen Data Exchange (SZDEX), BUMN Tiongkok, Zetrix AI sedang mengembangkan platform perdagangan data lintas batas antara ASEAN dan Tiongkok. Platform ini bertujuan untuk membuka nilai data di kawasan ASEAN dan merupakan bagian dari inisiatif World Data Organization, di mana Zetrix AI menjadi anggota pendiri dan perwakilan utama ASEAN. Shenzhen Data Exchange sendiri telah dilisensi sejak 15 November 2022 untuk membangun platform perdagangan data nasional yang lintas regional dan lintas sektor.
Kerjasama Strategis dan Sejarah Perkembangan
Zetrix AI telah menjalin berbagai kerjasama strategis penting, termasuk:
| Partner Kerjasama | Proyek | Tahun |
|---|---|---|
| CAICT Astron – China | Avatar trust layer untuk AI agent | Apr 2026 |
| Shenzhen Data Exchange | Cross-border data trading ASEAN-China | Mei 2026 |
| General Administration China Customs | ZTrade customs clearance | 2024-2026 |
| Pemerintah Filipina | Zetrix power public blockchain untuk pemerintah Filipina | 2026 |
| World Data Organization | Founding member | 2025 |
Sejarah Zetrix AI dimulai pada tahun 2000 sebagai MY E.G. Services, penyedia layanan e-government. Antara 2020-2022, perusahaan melakukan pivot ke blockchain dengan meluncurkan Zetrix L1. Pada 2023, MY E.G. Services Berhad secara resmi berganti nama menjadi Zetrix AI Berhad, mencerminkan fokus barunya pada AI dan Web3. Tahun 2024 menjadi titik penting ketika Zetrix menjadi supernode internasional untuk Xinghuo, menjembatani blockchain Malaysia dan Tiongkok. Pada 2025, perusahaan menjadi anggota pendiri World Data Organization, dan puncaknya pada 2026 dengan peluncuran Avatar, menandai masuknya mereka ke ekonomi agen AI.
Relevansi Zetrix AI bagi Indonesia dan ASEAN
Peran Zetrix AI sangat relevan bagi Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Pertama, memungkinkan identitas digital lintas batas, seperti verifikasi ijazah antar negara tanpa legalisir manual melalui Verifiable Credentials. Kedua, meningkatkan efisiensi perdagangan. Contohnya, ekspor produk Indonesia ke Tiongkok dapat menggunakan ZTrade untuk otomatisasi dokumen bea cukai, mengurangi potensi pemalsuan dan menghemat waktu hingga 40%. Ketiga, pengembangan Avatar dapat menjadi standar identitas AI yang penting untuk mencegah penipuan digital atau deepfake, krusial dalam berbagai sektor seperti pemilihan umum atau KYC perbankan. Terakhir, saham 0138 menawarkan peluang investasi menarik, mengingat pendapatan perusahaan yang naik dua kali lipat dalam tiga tahun terakhir, dari $169 juta pada 2023 menjadi $376 juta pada 2026.
Zetrix AI berbeda dari chatbot AI umum seperti ChatGPT atau Gemini. Sementara chatbot fokus pada interaksi konsumen (B2C), Zetrix AI berfokus pada infrastruktur kepercayaan untuk agen AI, menargetkan pemerintah dan perusahaan (B2G, B2B). Teknologi yang digunakan adalah kombinasi blockchain Layer-1, AI, dan robotika, bukan hanya Large Language Model (LLM). Model monetisasinya pun berasal dari biaya e-government, transaksi blockchain, dan perdagangan data, bukan hanya langganan.
Bagi developer, Zetrix menyediakan platform untuk membangun kontrak cerdas menggunakan dokumentasi yang mendukung Solidity-like. Bagi bisnis, SDK (Software Development Kit) tersedia untuk implementasi BID & VC dalam proses KYC. Sementara warga biasa tidak berinteraksi langsung dengan Zetrix, namun akan merasakan manfaatnya melalui layanan pemerintah yang menggunakan teknologi ini, seperti portal MyEG di Malaysia atau layanan blockchain pemerintah Filipina.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.